BANKING

BCA Kaji Dampak Naiknya Suku Bunga BI

Anggie Ariesta 23/08/2022 22:12 WIB

Sebagai perbankan nasional, BCA berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah, regulator, dan otoritas.

BCA Kaji Dampak Naiknya Suku Bunga BI (Foto: MNC Media)

IDXChannel -  PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bakal mengkaji dampak dari Bank Indonesia (BI) yang memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 22-23 Agustus 2022.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan sebagai perbankan nasional, BCA berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah, regulator, dan otoritas perbankan.

"Di tengah situasi inflasi dan mayoritas pengetatan kebijakan moneter secara global, menurut kami Bank Indonesia telah mengambil keputusan mengacu pada pertimbangan fundamental ekonomi dalam rangka mendukung stabilitas dan memperkuat pemulihan perekonomian nasional," jelas Hera saat dihubungi MNC Portal, Selasa (23/8/2022).

Selain itu, BCA nantinya bakal mengkaji dampak dari kenaikan suku bunga ini dan menyiapkan strategi untuk layanan kepada nasabah.

"Perseroan akan mengkaji dampak kenaikan suku bunga BI 7days Reverse Repo Rate, serta menyiapkan strategi yang tepat untuk senantiasa memberikan nilai tambah dan layanan yang optimal bagi segenap nasabah dan masyarakat," pungkas Hera.

Adapun hasil RDG ini di luar dengan ekspektasi pasar karena banyak pihak memperkirakan bank sentral masih mempertahankan suku bunga acuan di 3,5%. Mengingat, BI 7 day Reverse Repo Rate sudah bertahan di 3,5% sejak Februari tahun lalu.

(DES)

SHARE