Technology

Ini Tips Perawatan Motor Pasca Tempuh Perjalanan Jauh

M Fadli Ramadan 11/01/2023 23:00 WIB

Berikut tips perawatan motor pasca menempuh perjalanan jauh.

Ini Tips Perawatan Motor Pasca Tempuh Perjalanan Jauh (Dok.MNC)

IDXChannel – Sebagian orang ada yang menghabiskan momen liburan dengan mengendarai motor dan menempuh jarak jauh untuk ke berbagai lokasi wisata.

Dan sebelum kembali dipakai untuk aktivitas harian pasca motor digunakan untuk berkendara jarak jauh, ada beberapa yang perlu diperiksa dan dilakukan perawatan agar memastikan motor berada dalam kondisi prima.

“Sangat perlu untuk melakukan pengecekan dan perawatan yang tepat terhadap kendaraanya, sebelum kembali memulai rutinitas harian. Karena kondisi motor yang prima merupakan salah satu faktor penunjang keselamatan dan kelancaran dalam berkendara,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. Manager Marketing – Public Relation, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg dalam keterangan resmi.

Berikut adalah tips perawatan dan pengecekan sepeda motor bagi para pemilik kendaraan selepas menempuh perjalanan jauh. Bagi pengguna sepeda motor Yamaha, beberapa tips perawatan ini dapat lebih mudah dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor dan juga Y-Connect.

1. Membersihkan Motor

Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh pengendara selepas menempuh pejalanan jarak jauh tentunya adalah membersihkan motor dari kotoran yang menempel, seperti debu, tanah dan juga minyak. Kotoran tersebut berpotensi menghambat kinerja komponen kendaraan, bahkan membuatnya rusak.

2. Cek Oli Mesin

Setelah melakukan perjalanan jarak jauh, oli mesin perlu dicek, baik itu volume, kekentalan, maupun warna dari cairan oli itu sendiri. Oli mesin yang masih layak pakai biasanya memiliki tekstur cairan yang masih kental dan berwarna bening serta volume-nya tidak berkurang sesuai standar yang ditentukan oleh pabrikan. Idealnya penggantian oli dilakukan setiap 3.000 kilometer atau per 3 bulan.

3. Cek Aki / Battery

Komponen lain yang perlu dilakukan pengecekan adalah aki untuk memastikan kondisinya tidak lemah atau rusak sehingga fungsi kelistrikan sepeda motor bekerja dengan baik. Pengecekan aki dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti meraba permukaan body aki dan memastikan tidak menggembung. Lalu gunakan juga voltmeter untuk memantau voltase aki motor yang pada kondisi normal berada dikisaran angka 12,4 volt.

4. Cek Filter Udara

Komponen filter udara juga dinilai perlu untuk dilakukan pengecekan setelah berkendara jauh. Pasalnya, jika filter udara kotor dan tidak segera dibersihkan, maka tarikan motor akan terasa berat dan dalam kasus yang lebih parah bisa membuat mesin motor menjadi tersendat. Hal ini tentunya juga akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang menjadi tidak efisien.

Cara melakukan pengecekan filter udara cukup mudah, pemilik kendaraan hanya perlu membuka box filter udara dengan obeng. Biasanya, penggantian filter udara dilakukan setiap 12.000 – 15.000 kilometer atau per 12 – 15 bulan pemakaian.

5. Cek Kampas Rem

Melakukan perjalanan jauh pada saat liburan, pastinya kondisi lalu lintas cukup padat, sehingga pengereman cukup sering dilakukan. Hal ini tentunya membuat kinerja rem lebih berat yang berimbas pada menipisnya kampas rem. Indikasi kampas rem yang sudah mulai menipis dan perlu diganti ditandai dengan beberapa hal seperti suara berdecit saat mengerem, tuas rem menjadi lebih dalam dan volume minyak rem yang berkurang.

6. Cek Kinerja Suspensi

Pasca perjalan jauh yang melewati berbagai kondisi medan, sangat mungkin membuat kinerja suspensi motor menjadi tidak lagi optimal. Beberapa cara pengecekan mudah yang dapat dilakukan untuk memastikan kondisinya masih layak pakai adalah dengan melihat tampilan selongsong tabung suspensi.

Jika terlihat ada bekas lecet dan berminyak yang diserta debu menempel, ada indikasi suspensi motor mengalami masalah seperti terjadinya kebocoran oli suspensi. Jika demikian, segera bawa sepeda motor ke bengkel resmi terdekat untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

7. Cek Kondisi Ban

Ban juga menjadi salah satu komponen penting pada sepeda motor yang harus dilakukan pengecekan, mengingat fungsinya yang begitu vital dalam menopang beban motor dan menjaga traksi kendaraan ke permukaan jalan.

Hal yang perlu dicek dari ban sepeda motor adalah kondisi fisik, di mana tidak adanya sobek, lubang, maupun tidak aus atau botak. Terkait dengan keausan ban, salah satu cara pengecekannya bisa dengan melihat Tread Wheel Indicator (TWI) yang berbentuk tanda panah. 

Jika permukaan ban sudah menyentuh tanda panah tersebut, artinya karet ban sudah menipis dan perlu diganti. Selain itu, perhatikan pula tekanan anginnya apakah sudah sesuai dengan standard yang disarankan oleh pabrikan.

Untuk menjaga performa motor tetap optimal, maka pengendara disarankan untuk melakukan langkah-langkah perawatan diatas. Namun, jika dirasa sulit untuk dikerjakan sendiri, pemilik bisa membawa kendaraan ke bengkel resmi terdekat. 

(IND) 

SHARE