AALI
9625
ABBA
212
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7725
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
174
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2070
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
258
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1060
AKSI
292
ALDO
835
ALKA
300
ALMI
292
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.54
-0.54%
-2.92
IHSG
6983.40
-0.47%
-32.65
LQ45
1005.33
-0.53%
-5.41
HSI
22051.08
-0.8%
-178.44
N225
27002.66
0.49%
+131.39
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,799
Emas
867,947 / gram

BCA Klaim Blu Digital Sukses Gaet 750 Ribu Nasabah di Juni 2022

BANKING
Anggie Ariesta
Kamis, 16 Juni 2022 17:24 WIB
Anak usaha PT Bank Central Asia Tbk, yakni BCA digital dengan aplikasi blu diklaim mengalami perkembangan yang sangat pesat.
BCA Klaim Blu Digital Sukses Gaet 750 Ribu Nasabah di Juni 2022. (Foto: MNC Media)
BCA Klaim Blu Digital Sukses Gaet 750 Ribu Nasabah di Juni 2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Anak usaha PT Bank Central Asia Tbk, yakni BCA digital dengan aplikasi blu diklaim mengalami perkembangan yang sangat pesat. BCA mencatat, per 10 Juni 2022, nasabah blu digital ini mencapai 750 ribu pengguna.

EVP Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F Haryn, menegaskan jika berbicara mengenai perbankan atau bank digital maka tidak bisa berhenti hanya berapa banyak customer acquisition atau berapa banyak pihaknya dapat customer baru.

"Tapi bersyukurnya di BCA digital, anak usaha kami, aktivasinya luar biasa. Per 10 Juni nasabah blu hampir 750 ribu pengguna," ujar Hera kepada MNC Portal usai acara BCA Green Building Tour, Kamis (16/6/2022).

Hera menambahkan, untuk menggaet nasabah baru BCA digital ini, pihaknya juga memberikan bantuan untuk nasabah-nasabah digital apabila ada kebutuhan-kebutuhan instrumen finansial yang bisa dibantu BCA atau delapan anak usaha BCA yang lain. Sehingga bukan tidak mungkin bisa BCA masukan di ekosistem BCA digital.

Dengan demikian, arah BCA digital hampir sama dengan BCA sebagai induk konglomerasinya, sedikit saja berbeda karena market segmennya berbeda.

"Apakah overlapping? beberapa iya, tapi ternyata setelah kita lihat hanya 30% saja nasabah BCA digital adalah nasabah BCA, artinya mereka menemukan sebuah market baru karena mereka BCA digital," ungkap Hera.

Adapun bank BCA induk dan yang digital itu sama, hanya marketnya yang berbeda. Hera menegaskan strategi yang akan dijalankan BCA digital di tahun ini adalah menambah nasabah dengan menawarkan instrumen finansial pendamping di digital.

"Tetep ya, pertama kita akan menambah basis nasabah, yang kedua memperbanyak transaksi nasabah bersama kita karena BCA adalah the biggest payment and settlement di Indonesia, jadi lebih ke situ kita akan menawarkan produk-produk juga instrumen-instrumen yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah," pungkas Hera. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD