AALI
9825
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
755
ACES
1465
ACST
284
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1170
ADMF
8100
ADMG
172
ADRO
1190
AGAR
444
AGII
1110
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
456
AHAP
71
AIMS
530
AIMS-W
0
AISA
278
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
555
AKRA
3340
AKSI
750
ALDO
890
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/05/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
472.29
-0.28%
-1.35
IHSG
5963.47
-0.21%
-12.44
LQ45
888.26
-0.24%
-2.16
HSI
28466.18
0.17%
+48.18
N225
29345.90
1.85%
+533.27
NYSE
16348.41
0.36%
+59.14
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,370
Emas
826,080 / gram

Erick Thohir Target BSI Bisa Sejajar dengan Bank Syariah Arab Saudi

BANKING
Suparjo Ramalan/Sindonews
Selasa, 02 Februari 2021 14:52 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir berharap BSI bisa menjadi perusahaan top sejajar dengan bank syariah milik Arab Saudi.
Erick Thohir Target BSI Bisa Sejajar dengan Bank Syariah Arab Saudi. (FOTO: MNC Media)

IDXChannel – Indonesia resmi memiliki banyak syariah terbesar dalam sejarah negeri ini yakni PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk. Menteri BUMN Erick Thohir berharap BSI bisa menjadi perusahaan top sejajar dengan bank syariah milik Arab Saudi.

Bank Al Rajhi dan Bank Albilad berasal dari Arab Saudi dan merupakan bank syariah terbesar di dunia berdasarkan modal. 

Dengan mengandalkan populasi muslim Indonesia yang menjadi terbesar di dunia, Erick optimis, hasil merger ketiga bank syariah Himbara itu mampu menapaki sayap bisnis di kancah global dan mengambil posisi  di tengah bisnis bank syariah negara-negara lainnya. 

“Kita ingin hasil merger ini bisa membuktikan negara dengan jumlah populasi muslim terbesar ini memiliki kondisi bank yang kuat secara fundamental dan Alhamdulillah ini berjalan dengan baik," ujar dia, Selasa (2/2/2021). 

Mantan Bos Inter Milan itu berharap NSI juga dapat menjadi energi baru bagi ekonomi Indonesia yang menerapkan prinsip financial justice dan stability in investment. Prinsip itu dinilai berhasil membawa tiga bank syariah Himbara sebelum proses merger. 

"Tiga bank syariah Himbara bergabung menjadi Bank Syariah Indonesia ini mengarungi krisis pandemi Covid19, bahkan mampu menorehkan kinerja yang sangat positif dan membanggakan,” katanya. 

Di dalam negeri, BSI masuk dalam peta persaingan utama perbankan di Indonesia. Saat ini, BSI memiliki 1.200 kantor cabang yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Senada, Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN, Nawal Nely mengatakan, sebanyak 20.000 karyawan yang sudah bekerja akan terus ditingkatkan kapasitas dan kemampuannya dalam menjalankan perbankan syariah sehingga dapat meningkatkan efisiensi bisnis bagi perusahaan.

“Dengan adanya merger ini, bukan hanya skala saja yang diharapkan bisa di-addressed, tetapi juga bisa meningkatkan economic of skill bagi karyawan yang itu penting sekali untuk sektor perbankan,” ujar dia. 

Potensi keuangan syariah dan Bank Syariah Indonesia bisa lebih besar ke depan dengan dukungan penuh pemerintah untuk turut mengembangkan rantai pasok ekonomi halal. Sebuah terobosan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menjadi harapan baru bagi Indonesia untuk membangkitkan perekonomian di masa pandemi Covid-19. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD