AALI
8225
ABBA
550
ABDA
0
ABMM
1295
ACES
1300
ACST
244
ACST-R
0
ADES
2820
ADHI
895
ADMF
7675
ADMG
216
ADRO
1345
AGAR
368
AGII
1305
AGRO
2290
AGRO-R
0
AGRS
244
AHAP
70
AIMS
338
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
600
AKRA
3870
AKSI
424
ALDO
720
ALKA
234
ALMI
238
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
453.05
-0.47%
-2.15
IHSG
6060.76
-0.26%
-15.56
LQ45
851.73
-0.36%
-3.10
HSI
24221.54
0.51%
+122.40
N225
29839.71
-2.17%
-660.34
NYSE
16168.17
-1.78%
-292.18
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,235
Emas
805,555 / gram

Mandiri (BMRI) Raih Laba Rp12,5 Triliun di Kuartal II-2021, Naik 21,45 Persen

BANKING
Aditya Pratama/iNews
Kamis, 29 Juli 2021 15:59 WIB
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan kenaikan laba bersih di kuartal II-2021 sebesar 21,45 persen, yakni mencapai Rp12,5 triliun.
Mandiri (BMRI) Raih Laba Rp12,5 Triliun di Kuartal II-2021, Naik 21,45 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan kenaikan laba bersih di kuartal II-2021 sebesar 21,45 persen, yakni mencapai Rp12,5 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi mengatakan, laba bersih perseroan tumbuh 21,45 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp12,5 triliun. Kenaikan laba terutama disokong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 21,50 persen YoY menjadi Rp35,16 triliun, serta pertumbuhan pendapatan berbasis jasa (fee based income) sebesar 17,27 persen YoY menjadi Rp15,94 triliun.

"Kami memandang tren pertumbuhan ini sebagai sinyal positif bahwa permintaan masih ada diharapkan akan terus meningkat. Namun, kami akan tetap waspada dalam mengeksekusi rencana bisnis ke depan," ujar Darmawan dalam video conference Paparan Kinerja Kuartal II Tahun 2021 Bank Mandiri, Kamis (29/7/2021).

Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), DPK Bank Mandiri secara konsolidasi hingga kuartal II-2021 tumbuh 19,73 persen YoY menjadi Rp1.169,2 triliun, dengan komposisi dana murah sebesar 68,49 persen atau mencapai Rp800,8 triliun. Pertumbuhan dana murah terutama di dorong oleh pertumbuhan giro (bank only) sebesar 40,9 persen YoY di kuartal II-2021. 

"Keberhasilan kami menjaga tren pertumbuhan dana murah ini juga ikut menekan biaya dana atau cost of fund (CoF) Bank Mandiri secara YtD (bank only) menjadi 1,71 persen turun dari level 2,53 persen pada akhir tahun lalu," kata dia. 

Dia menambahkan, kenaikan DPK secara signifikan dan kenaikan penyaluran kredit yang positif di paruh pertama tahun 2021 berkontribusi kepada pembentukan aset Bank Mandiri secara konsolidasi mencapai Rp1.580,5 triliun, meningkat 16,26 persen secara tahunan.

“Pencapaian kinerja positif Bank Mandiri di kuartal II-2021 menunjukkan bahwa geliat pertumbuhan mulai terjadi. Kami tentunya secara berkala akan memantau kondisi perekonomian, termasuk menggali potensi-potensi bisnis untuk menunjang pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan," ucap Darmawan. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD