AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman 

BANKING
Rina Anggraeni
Kamis, 29 Juli 2021 11:21 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan likuiditas industri perbankan sampai saat ini masih berada pada level yang memadai.
OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan likuiditas industri perbankan sampai saat ini masih berada pada level yang memadai.

Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan Rasio alat likuid/non-core deposit dan alat likuid/DPK per Juni 2021 terpantau di atas threshold.

"Permodalan lembaga jasa keuangan juga masih pada level yang memadai," kata Wimboh di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Sedangkan, capital Adequacy Ratio industri perbankan tercatat sebesar 24,33 persen, jauh di atas threshold. Risk-Based Capital industri asuransi jiwa dan asuransi umum masing-masing tercatat sebesar 647,7% dan 314,8%, jauh di atas ambang batas ketentuan sebesar 120%.

"Begitupun gearing ratio perusahaan pembiayaan yang tercatat sebesar 2,03 kali, jauh di bawah batas maksimum 10 kali," katany

OJK secara berkelanjutan melakukan asesmen terhadap sektor jasa keuangan dan perekonomian untuk menjaga momentum percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah meningkatnya kasus Covid-19 domestik serta terus memperkuat sinergi dengan para stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan.

"Data semester I 2021 sektor jasa keuangan tetap stabil dicerminkan membaiknya sejumlah indikator seperti intermediasi perbankan dan penghimpunan dana di pasar modal serta terjaganya rasio kehati-hatian (prudensial) di lembaga jasa keuangan," tandasnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD