AALI
8050
ABBA
585
ABDA
6950
ABMM
1260
ACES
1305
ACST
258
ACST-R
0
ADES
2370
ADHI
680
ADMF
7650
ADMG
212
ADRO
1380
AGAR
398
AGII
1745
AGRO
2530
AGRO-R
0
AGRS
258
AHAP
57
AIMS
430
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3540
AKSI
418
ALDO
625
ALKA
228
ALMI
254
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
439.11
0.21%
+0.93
IHSG
6069.71
-0.01%
-0.33
LQ45
825.19
0.26%
+2.15
HSI
26125.00
0.63%
+163.97
N225
27742.28
1.68%
+458.69
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
841,965 / gram

Survei BI: Kebutuhan Pembiayaan Korporasi Meningkat di Mei 2021

BANKING
Rina Anggraeni/Sindonews
Jum'at, 18 Juni 2021 19:51 WIB
Bank Indonesia melaporkan kebutuhan pembiayaan korporasi pada Mei 2021 terindikasi meningkat.
Bank Indonesia melaporkan kebutuhan pembiayaan korporasi pada Mei 2021 terindikasi meningkat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bank Indonesia melaporkan kebutuhan pembiayaan korporasi pada Mei 2021 terindikasi meningkat. Saldo Bersih Tertimbang (SBT)1 kebutuhan pembiayaan korporasi pada Mei 2021 sebesar 16,1%, tetap positif meski lebih rendah dibandingkan dengan SBT sebesar 24,8% pada April 2021. 

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan peningkatan kebutuhan pembiayaan terutama disampaikan oleh responden pada sektor Perdagangan, Reparasi Mobil dan Motor, Pertambangan, dan Jasa Kesehatan, yang digunakan untuk mendukung aktivitas operasional, membayar kewajiban yang jatuh tempo, mendukung pemulihan pasca new normal dan investasi. 

"Adapun pemenuhan kebutuhan pembiayaan didominasi oleh dana sendiri yang tercatat meningkat, sementara porsi pinjaman perbankan dalam negeri dan pinjaman dari perusahaan induk terindikasi menurun dibandingkan periode sebelumnya," kata Erwin di Jakarta, Jumat (18/6/2021). 

Penambahan pembiayaan yang dilakukan oleh rumah tangga pada 3 bulan ke depan masih terbatas. Pada Mei 2021, penambahan pembiayaan oleh rumah tangga lebih terbatas dari bulan sebelumnya. Pengajuan pembiayaan oleh rumah tangga tersebut terutama diperoleh dari Bank Umum, dengan jenis pembiayaan yang diajukan mayoritas berupa Kredit Multi Guna (KMG).

Dari sisi penawaran perbankan, penyaluran kredit baru pada Mei 2021 tetap tumbuh meski terindikasi melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan penyaluran kredit baru pada Mei 2021 diprakirakan terjadi pada seluruh kategori bank. Sementara itu, untuk keseluruhan periode Triwulan II 2021, penyaluran kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru sebesar 73,9%. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD