AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27922.34
-0.38%
-107.23
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Ketrampilan Paling Dicari Perusahan 2021, Gaji Bisa Naik Lebih Tinggi

ECONOMIA
Selasa, 16 Februari 2021 07:28 WIB
Pandemi covid-19 yang masih berlangsung membuat perusahaan makin selektif mencari pegawai.
Ketrampilan Paling Dicari Perusahan 2021, Gaji Bisa Naik Lebih Tinggi
Ketrampilan Paling Dicari Perusahan 2021, Gaji Bisa Naik Lebih Tinggi

IDXChannel - Pandemi covid-19 yang masih berlangsung membuat perusahaan makin selektif mencari pegawai. Survei Gaji dari Robert Walters memprediksi perusahaan di tahun 2021 akan mencari calon pegawai dengan keahlian teknis yang kuat. Khususnya pada bidang teknologi, digital, dan e-commerce. 

Para profesional dengan keterampilan seperti kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, penanganan pelanggan, classic coding, dan pengembangan jadi paling dibutuhkan. "Bagi pencari kerja dengan keahlian khusus ini bisa mengharapkan kenaikan gaji yang relatif lebih tinggi hingga 35%," kata Country Manager Indonesia untuk Robert Walters, Eric Mary di Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Di skala yang lebih luas, kebutuhan profesional tingkat menengah hingga senior akan tetap dibutuhkan perusahaan. Terutama yang terbukti mampu mendorong transformasi bisnis. 

Menurutnya ada dua tren utama di Indonesia untuk tahun 2021. Pertama, perusahaan bersiap untuk mempercepat proses transformasi digital mereka. Kedua, tim kerja harus berbuat lebih banyak karena ada pengurangan anggota di dalamnya. 

Kebutuhan untuk transformasi digital perusahaan akan membutuhkan seorang profesional yang mahir di dunia teknologi dan digital. "Kami juga melihat ada perekrutan profesional yang ditargetkan kepada beberapa fungsi seperti sumber daya manusia (SDM) dan keuangan. Karena beberapa perusahaan merestrukturisasi dan meningkatkan keterampilan karyawan mereka agar sesuai dengan iklim digital yang baru," jelasnya.

Dalam masa pasca COVID19, perusahaan juga akan lebih menekankan pada keahlian non-teknis (soft skill). Seperti komunikasi antara karyawan dan pemberi kerja yang kuat, loyalitas di tempat kerja, akuntabilitas, keandalan, dorongan, kemandirian, dan individu yang berorientasi pada solusi. Sebagai gantinya, karyawan dan calon karyawan mengharapkan model yang berorientasi pada sumber daya berdasarkan kepercayaan dan akuntabilitas. Perusahaan juga perlu beradaptasi dengan dunia kerja yang baru, di mana model kerja 9–5 digantikan dalam berbagai peran dan industri tertentu.

Meskipun bisnis telah melambat dalam merekrut profesional SDM pada tahun 2020, ada sedikit peningkatan dari kuartal ketiga tahun lalu, dan profesional SDM akan memainkan peran penting bagi bisnis pada tahun 2021 untuk mempercepat proses rekrutmen guna mendapatkan kandidat terbaik. Profesional SDM berkaliber tinggi dengan pengalaman di seluruh spektrum, seperti kemitraan bisnis, rekrutmen, kompensasi dan tunjangan, pengembangan kandidat, dan manajemen kinerja akan sangat diminati. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD