AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

BI Catat Defisit Neraca Transaksi Berjalan Capai USD4,7 Miliar

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Jum'at, 19 Februari 2021 12:11 WIB
Sementara itu, transaksi modal dan finansial pada 2020 tetap surplus sebesar USD7,9 miliar dolar sejalan dengan optimisme investor.
BI Catat Defisit Neraca Transaksi Berjalan Capai USD4,7 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan pada 2020 sebesar USD4,7 miliar (0,4% dari PDB), jauh menurun dari defisit pada 2019 sebesar USD30,3 miliar dolar AS (2,7% dari PDB). 

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penurunan defisit tersebut sejalan dengan kinerja ekspor yang terbatas akibat melemahnya permintaan dari negara mitra dagang yang terdampak Covid-19, di tengah impor yang juga tertahan akibat permintaan domestik yang belum kuat. 

"Sementara itu, transaksi modal dan finansial pada 2020 tetap surplus sebesar USD7,9 miliar dolar sejalan dengan optimisme investor terhadap pemulihan ekonomi domestik yang terjaga dan ketidakpastian di pasar keuangan global yang mereda, terutama pada semester II 2020," imbuh Erwin di Jakarta, Jumat (19/2/2021). 

Adapun, transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2020 tetap baik, ditopang terutama oleh surplus investasi langsung dan investasi portofolio. 

Pada triwulan IV 2020, aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio makin meningkat seiring dengan ketidakpastian pasar keuangan global yang menurun dan persepsi positif investor terhadap prospek perbaikan ekonomi domestik yang tetap terjaga. 

" Surplus investasi langsung mencapai USD4,2 miliarmeningkat dari triwulan sebelumnya, terutama dalam bentuk instrumen modal ekuitas," katanya. 

Selain itu, investasi portofolio net inflows sebesar USD2,2 miliar dolar AS, setelah pada triwulan sebelumnya net outflows sebesar USD1,9 miliar. 

Perkembangan positif tersebut terutama didorong oleh aliran modal masuk neto pada Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi Rupiah. Sementara itu, transaksi investasi lainnya defisit cukup besar akibat peningkatan pembayaran pinjaman yang jatuh tempo serta penempatan simpanan dan aset lainnya di luar negeri. 

Dengan perkembangan tersebut, transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2020 mencatat defisit rendah sebesar USD0,9 miliar (0,3% dari PDB). (Sandy)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD