AALI
11250
ABBA
74
ABDA
6500
ABMM
750
ACES
1525
ACST
380
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1385
ADMF
8525
ADMG
177
ADRO
1180
AGAR
412
AGII
1360
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
358
AHAP
62
AIMS
138
AIMS-W
0
AISA
310
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3370
AKSI
735
ALDO
450
ALKA
232
ALMI
262
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/02/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.52
-0.74%
-3.78
IHSG
6241.80
-0.76%
-47.85
LQ45
944.75
-0.82%
-7.79
HSI
28980.21
-3.64%
-1093.96
N225
28966.01
-3.99%
-1202.26
NYSE
0.00
-100%
-15539.42
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,262
Emas
808,747 / gram

BI Catat Defisit Neraca Transaksi Berjalan Capai USD4,7 Miliar

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Jum'at, 19 Februari 2021 12:11 WIB
Sementara itu, transaksi modal dan finansial pada 2020 tetap surplus sebesar USD7,9 miliar dolar sejalan dengan optimisme investor.
BI Catat Defisit Neraca Transaksi Berjalan Capai USD4,7 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan pada 2020 sebesar USD4,7 miliar (0,4% dari PDB), jauh menurun dari defisit pada 2019 sebesar USD30,3 miliar dolar AS (2,7% dari PDB). 

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penurunan defisit tersebut sejalan dengan kinerja ekspor yang terbatas akibat melemahnya permintaan dari negara mitra dagang yang terdampak Covid-19, di tengah impor yang juga tertahan akibat permintaan domestik yang belum kuat. 

"Sementara itu, transaksi modal dan finansial pada 2020 tetap surplus sebesar USD7,9 miliar dolar sejalan dengan optimisme investor terhadap pemulihan ekonomi domestik yang terjaga dan ketidakpastian di pasar keuangan global yang mereda, terutama pada semester II 2020," imbuh Erwin di Jakarta, Jumat (19/2/2021). 

Adapun, transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2020 tetap baik, ditopang terutama oleh surplus investasi langsung dan investasi portofolio. 

Pada triwulan IV 2020, aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio makin meningkat seiring dengan ketidakpastian pasar keuangan global yang menurun dan persepsi positif investor terhadap prospek perbaikan ekonomi domestik yang tetap terjaga. 

" Surplus investasi langsung mencapai USD4,2 miliarmeningkat dari triwulan sebelumnya, terutama dalam bentuk instrumen modal ekuitas," katanya. 

Selain itu, investasi portofolio net inflows sebesar USD2,2 miliar dolar AS, setelah pada triwulan sebelumnya net outflows sebesar USD1,9 miliar. 

Perkembangan positif tersebut terutama didorong oleh aliran modal masuk neto pada Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi Rupiah. Sementara itu, transaksi investasi lainnya defisit cukup besar akibat peningkatan pembayaran pinjaman yang jatuh tempo serta penempatan simpanan dan aset lainnya di luar negeri. 

Dengan perkembangan tersebut, transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2020 mencatat defisit rendah sebesar USD0,9 miliar (0,3% dari PDB). (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD