AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

BI Kerek Suku Bunga 50 Bps, Anak Muda Makin Sulit Bayar Cicilan KPR

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Jum'at, 23 September 2022 14:47 WIB
Direktur Celios Bhima Yudhistira menilai kenaikan suku bunga acuan bakal mendorong kenaikan suku bunga pinjaman dan mengancam anak muda membayar cicilan KPR.
BI Kerek Suku Bunga 50 Bps, Anak Muda Makin Sulit Bayar Cicilan KPR. (Foto: MC Media)
BI Kerek Suku Bunga 50 Bps, Anak Muda Makin Sulit Bayar Cicilan KPR. (Foto: MC Media)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) memutuskan mengerek suku bunga acuan 50 basis poin (bps) menjadi 4,25%, dengan suku bunga deposit facility naik menjadi 3,5% dan suku bunga lending facility menjadi 5%. 

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai naiknya suku bunga acuan bakal menciptakan kenaikan suku bunga pinjaman. Sehingga secara tidak langsung mendesak masyarakat untuk membayar cicilan jauh lebih mahal, contohnya cicilan kredit pemilikan rumah (KPR). 

"Nah ini akan mengancam banyak sekali anak muda kesulitan untuk bisa mencicil rumah melalui skema KPR. Atau misalnya mau membeli rumah tentu lokasinya menjadi sangat jauh dari tempat kerja yang mungkin bisa dua jam perjalanan karena harga rumahnya naik namun pendapatan tidak bisa  mengimbangi kenaikan harga rumah sekaligus bunga pinjaman KPR, floting rate-nya juga semakin mahal," ujarnya.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD