AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Cetak Rp266 Miliar, Laba PTPP Lampaui Target di 2020

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 23 Maret 2021 12:45 WIB
Di tahun 2020, Perseroan membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp15,83 Triliun dan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp266 Miliar di tahun 2020
Cetak Rp266 Miliar, Laba PTPP Lampaui Target di 2020 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Salah satu perusahaan konstruksi dan investasi, PT PP (Persero) Tbk (perseroan) mengumumkan hasil kinerja keuangan perusahaan tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit. 

 

Di tahun 2020, Perseroan membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp15,83 Triliun dan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp266 Miliar di tahun 2020. Sedangkan, realisasi laba bersih per saham atau Earnings Per Share (“EPS”) di tahun 2020 sebesar Rp21. 

 

Sementara itu, beban pokok pendapatan Perseroan dibukukan sebesar Rp13,65 triliun atau turun 32,5% dari tahun 2019 sebesar Rp20,25, sehingga Perseroan masih mengantongi laba kotor sebesar Rp2,17 triliun dengan kenaikan marjin laba kotor sekitar 13,73%. 

 

Kenaikan marjin laba kotor Perseroan di tahun ini sebagian besar didominasi oleh proyek-proyek yang berada pada tahap pekerjaan cut & fill seperti Kawasan Industri Terpadu Batang dan Jalan Tol Semarang Demak. Di akhir tahun 2020, Perseroan mencatatkan aset sebesar Rp53,47 Triliun. 

 

Pencapaian kinerja keuangan ini terjadi karena dampak pandemic Covid-19 yang mewabah di Indonesia maupun seluruh dunia sejak awal tahun 2020. 

 

"Akibat pandemic tersebut, terdapat beberapa tender proyek yang telah diikuti oleh Perseroan harus ditunda oleh Pemilik Proyek akibat adanya perubahan alokasi anggaran. Sebelumnya di awal tahun 2020, Perseroan sangat optimis dengan menetapkan target kinerja perusahaan bertumbuh dibandingkan realisasi kinerja keuangan di tahun 2019,” ujar Yuyus Juarsa selaku Corporate Secretary Perusahaan, dikutip laman resmi Kementerian BUMN, Senin (22/3/2021). 

 

Sejatinya, pencapaian kinerja keuangan sepanjang 2020 masih terbilang cukup baik dimana dalam kondisi wabah pandemic Covid-19 ini, Perseroan masih dapat membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp266 Miliar dimana pencapaian tersebut melampaui target revisi yang telah ditetapkan sebelumnya. 

 

“Atas pencapaian realisasi kinerja keuangan 2020 tersebut, Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha dan laba bersih sekitar 40% dan 50% di tahun 2021. Dengan melakukan penyusunan strategi perusahaan untuk jangka pendek dan menengah, Perseroan berharap dapat mencapai target perusahaan di tahun ini,” papar dia.

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD