AALI
9625
ABBA
218
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
780
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
173
ADRO
2940
AGAR
324
AGII
2050
AGRO
760
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1065
AKSI
290
ALDO
830
ALKA
300
ALMI
292
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.59
-0.9%
-4.87
IHSG
6964.21
-0.74%
-51.85
LQ45
1001.71
-0.89%
-9.02
HSI
22051.08
-0.8%
-178.44
N225
27002.66
0.49%
+131.39
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,799
Emas
867,947 / gram

Dalam Sepekan, 80 Ribu Ekor Hewan Ternak Terpapar Wabah PMK

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Kamis, 23 Juni 2022 18:47 WIB
Dalam sepekan saja, atau pada periode 17 Juni hingga 23 Juni, jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK bertambah 81.013 ekor.
Dalam Sepekan, 80 Ribu Ekor Hewan Ternak Terpapar Wabah PMK. (Foto: MNC Media)
Dalam Sepekan, 80 Ribu Ekor Hewan Ternak Terpapar Wabah PMK. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang memaparkan hewan ternak bertambah luas. Dalam sepekan saja, atau pada periode 17 Juni hingga 23 Juni, jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK bertambah 81.013 ekor.

Sebelumnya terdapat 151.356 ekor, kini jumlah hewan sakit tercatat 232.549 ekor. Sedangkan hewan sembuh baru mencapai 75.350 ekor. Hal tersebut diketahui melalui data yang dirilis dari situs siagapmk.id milik Kementerian Pertanian.

Hari ini Kementan juga mengupdate peta wilayah yang terserang wabah PMK, pada Kamis (23/6/2022) wilayah yang terkena wabah PMK bertambah satu provinsi, sehingga setidaknya wabah PMK saat ini sudah ada di 19 provinsi dan 215 kabupaten/kota yang tertular.

Meningkatnya kasus hewan ternak yang terwabah PMK ini juga mengukur tren kenaikan pada hewan ternak yang mati. Jika dibandingkan dengan tanggal 17, hingga saat ini setidaknya hewan mati bertambah 635 ekor menjadi 1.333 atau naik hampir 50 persen.

Adapun hewan yang dilakukan pemotongan bersyarat mengalami peningkatan yang cukup siginifikan jika dibandingkan dengan catatan sebelumnya. Jika sebelumnya 895 hewan ternak dilakukan pemotongan bersyarat, maka per hari ini jumlahnya sudah menjadi 2.248 ekor.

Meski demikian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon), Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah bakal memberikan ganti rugi pada hewan ternak yang harus dilakukan pemotongan.

"Terkait dengan pergantian terutama terhadap hewan yang dimusnahkan ataupun dimatikan paksa, pemerintah akan menyiapkan ganti. Terutama untuk peternak UMKM itu sebesar Rp10 juta rupiah per sapi," kata Airlangga pada konferensi persnya, Kamis (23/6/2022).

Kasus PMK paling banyak ditemukan di wilayah Jawa Timur dengan total hewan sakit sebanyak 86.734, dibawahnya ada provinsi NTB dengan total kasus mencapai 35,888, dan ketiga ada Provisi Aceh dengan total kasus 28.514 ekor hewan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD