AALI
8850
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4360
ACES
625
ACST
197
ACST-R
0
ADES
7100
ADHI
765
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3890
AGAR
302
AGII
2370
AGRO
625
AGRO-R
0
AGRS
101
AHAP
106
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1305
AKSI
326
ALDO
700
ALKA
296
ALMI
398
ALTO
172
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.73
-1.32%
-7.18
IHSG
7086.10
-1.29%
-92.48
LQ45
1012.46
-1.28%
-13.17
HSI
18025.82
0.52%
+92.55
N225
26619.53
-1.97%
-534.30
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Dapat Jatah Rp392,02 Triliun, Ini Sederet Pembangunan Infrastruktur 2023

ECONOMICS
Desi Angriani
Rabu, 17 Agustus 2022 22:16 WIB
Alokasi pembangunan infrastruktur tahun depan lebih rendah dari tahun lalu yang sebesar Rp403,31 triliun.
Dapat Jatah Rp392,02 Triliun, Ini Sederet Pembangunan Infrastruktur 2023 (Foto: MNC Media)
Dapat Jatah Rp392,02 Triliun, Ini Sederet Pembangunan Infrastruktur 2023 (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah memberikan jatah Rp392,02 triliun untuk pembangunan infrastruktur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023. Angka ini naik 7,8 persen dari outlook 2022 yang sebesar Rp363,76 triliun.

“Angkanya naik menjadi Rp392 triliun yang lebih tinggi dari 2022 tapi lebih rendah dari 2021,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dikutip dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2023, Rabu (17/8/2022).

Ia menjelaskan alokasi pembangunan infrastruktur tahun depan lebih rendah dari tahun lalu yang sebesar Rp403,31 triliun. Namun, angkanya masih relatif tinggi dalam empat tahun terakhir.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD