AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Diversifikasi Ekspor, Kemendag Jajaki 21 Perjanjian Perdagangan Baru

ECONOMICS
Ferdi Rantung/Sindonews
Kamis, 25 Maret 2021 17:09 WIB
Kementerian Perdagangan terus berupaya mengembangkan ekspor dengan menjajaki 21 perjanjian perdagangan baru.
Kementerian Perdagangan terus berupaya mengembangkan ekspor dengan menjajaki 21 perjanjian perdagangan baru. (Foto: MNc Media)

IDXChannel - Kementerian Perdagangan terus berupaya mengembangkan ekspor dengan menjajaki 21 perjanjian perdagangan baru. Dari jumlah itu, 18 diantaranya adalah perjanjian bilateral, menyasar mitra non-tradisional yang potensial di Afrika, Amerika Latin, Eropa Timur dan Pasifik. 

Sebanyak 21 perjanjian yang akan digarap itu bakal menyusul kesuksesan penyelesaian 22 perjanjian dagang yang telah ada. Sementara dari 22 perjanjian dagang yang telah selesai, 13 di antaranya sudah mulai berlaku,  dan 9 dalam proses ratifikasi. Selain itu, saat ini Indonesia juga masih membahas 8 perjanjian perdagangan dan meninjau ulang 3 perjanjian yang sudah berlaku.

Wamendag Jerry Sambuaga mengatakan bahwa masifnya upaya Kemendag dalam perjanjian perdagangan,  tidak lepas dari upaya untuk memperluas pasar dan diversifikasi ekspor. Hal ini dikatakanya saat melakukan sosialisasi pengembangan ekspor nasional melalui IA-CEPA  di Serpong, Banten beberapa hari yang lal. Menurutnya tren perdagangan bebas internasional memang mengarah pada perjanjian-perjanjian baik secara bilateral maupun multilateral.

“Ini implementasi dari perjanjian perdagangan yang terbuka. Masing-masing negara berusaha menerjemahkan keterbukaan pasar dan integrasi ekonomi global yang sejalan dengan kepentingan nasional masing-masing. Indonesia dalam hal ini melakukan hal yang sama melalui perjanjian perdagangan bilateral, regional dan multilateral.” kata Jerry kepada wartawan, Kamis (25/3/2021)

Kemendag, lanjut Jerry, terus mengawal dan mewujudkan visi Presiden Joko Widodo agar ekspor makin berkontribusi dalam perekonomian nasional. Apalagi potensi Indonesia sangat besar dan terjadi peningkatan jumlah pengusaha dan perusahaan di berbagai level.

 Untuk itu, perluasan pasar adalah sebuah keharusan. Selain itu, Jerry menilai perluasan pasar akan mewujudkan diversifikasi ekspor Indonesia.Jerry hadir dalam acara sosialisasi IA-CEPA bersama Asisten Pemerintahan Setda Banten dan anggota Komisi VI DPR Aria Bima.

 Sosialisasinya sendiri disampaikan oleh Sesditjen Pengembangan Ekspor Nasional, Ganef Judawati dan Koordinator Asia tenggara dan Pasifik Ditjen PEN Nina Damajanti, mencakup penjelasan hasil perundingan, peluang pemanfaatan dan teknis mengenai Surat Keterangan Asal (SKA). 

Asisten Pemerintahan Setda Banten yang mewakili Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan menyambut baik hasil Kemendag di pembahasan IA-CEPA. menurutnya Banten sebagai salah satu pusat kawasan Industri Nasional akan diuntungkan dengan makin kompetitifnya produk-produk banten di pasar Australia. 

Ia juga menambahkan bahwa dalam pembinaan UMKM, IA-CEPA juga memberikan angina segar dalam upaya upscale UKMK ke pasar internasional.

Sementara itu anggota Komisi VI Aria Bima menilai Kemendag cukup berhasil dalam mewujudkan visi presiden dalam perluasan ekspor. Komisi VI menurutnya siap memberikan dukungan dalam berbagai perjanjian perdagangan, baik yang sudah berlaku, masih dibahas maupun dalam masa penjajakan.

 Menurutnya, sinergi Kemendag dan Komisi VI penting agar kepentingan semua pihak bisa terakomodasi dengan baik.  "diperlukan langkah pengawalan dari Kementerian, bersama stake holders lain agar perjanjian-perjanjian itu bisa termanfaatkan dengan optimal." Tandas Aria Bima. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD