AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

DKI Gandeng PWC Dorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

ECONOMICS
Raka Dwi Novianto
Senin, 08 Agustus 2022 19:56 WIB
Pemprov DKI Jakarta bersama PWC menandatangani MoU Dukungan Teknis Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
DKI Gandeng PWC Dorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Dok.Ist)
DKI Gandeng PWC Dorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Dok.Ist)

IDXChannel - Pemprov DKI Jakarta bersama PT PricewaterhouseCoopers (PWC) Consulting Indonesia menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) terkait Dukungan Teknis Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Transformasi Digital di Pemprov DKI Jakarta. 

Turut hadir menyaksikan perjanjian tersebut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama jajaran dan Presiden Direktur PT PricewaterhouseCoopers Counsulting Indonesia, Marina Reim Tusin, di Balairung Balaikota Jakarta.

“Kami mengapresiasi PWC bersedia terlibat disini karena begitu sampai pada transformasi digital maka kita membutuhkan pihak yang punya akses kepada best practices, dan pengalaman beroperasi di berbagai negara yang punya contoh praktek, baik terbukti gagal maupun berhasil,” kata Anies dalam sambutannya, Senin (8/8/2022).

Anies menjelaskan kesepakatan bersama ini bertujuan untuk membantu upaya implementasi SPBE dan transformasi digital di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, pemberian dukungan teknis dalam implementasi SPBE, dan transformasi digital, asistensi pelaksanaan Project Management Office (PMO) serta implementasi SPBE oleh PT PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia.

Anies berharap kehadiran PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia juga akan memberikan dorongan agar transformasi digital dikerjakan dengan cepat. Sehingga akan berdampak pada kemajuan kota Jakarta dan peningkatan pelayanan untuk warganya.

“Kita membutuhkan dorongan dari PWC, sebuah dorongan untuk kita berubah dengan cepat, terlebih banyak urusan yang dikerjakan di Jakarta yang bila diproses menggunakan otomatisasi atau digital akan memiliki potensi lebih efektif dan efesien. Sehingga kita bisa memajukan kota lebih baik dan cepat, mulai dari internal sampai pelayanan kepada publik,” ujar Anies.

Ke depan Anies juga berharap Jakarta menjadi pilot project dalam pelaksanaan transformasi digital pada sistem pemerintahannya. 

“Kami ingin Jakarta digunakan oleh PWC sebagai percontohan supaya kota lain di Indonesia bisa melakukan hal yang sama. Apalagi dari segi kompleksitas kita paling banyak dan apabila kita bisa berjalan sistemnya, maka ke depan kota-kota lain akan lebih mudah mengadopsinya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, adapun ruang lingkup dalam Kesepakatan Bersama tersebut adalah: (1) Asistensi Tata Kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi DKI Jakarta; (2) Pendampingan Manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi DKI Jakarta; (3) Asistensi Percepatan penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta; dan (4) Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi DKI Jakarta. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD