AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Erick Thohir Siap Carikan Dana untuk Industri Ekonomi Kreatif

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Minggu, 18 Juli 2021 06:23 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan siap untuk mencarikan dana agar komunitas, para pelaku industri konten bisa terus bertahan hidup.
Erick Thohir Siap Carikan Dana untuk Industri Ekonomi Kreatif
Erick Thohir Siap Carikan Dana untuk Industri Ekonomi Kreatif

IDXChannel - Menteri BUMN Erick Thohir mengimbau kepada para pelaku ekonomi kreatif untuk tidak takut bergeliat mengekspresikan kreativitas di tengah pandemi. Erick juga menyatakan siap untuk mencarikan dana agar komunitas, para pelaku industri konten bisa terus bertahan hidup.

"Supaya komunitas di bawahnya hidup, saya setuju industri konten ini akan menjadi lokomotif. Kita bikin roadmapnya dulu, jangan takut, nanti uangnya dicariin," kata Erick Thohir dalam diskusi Indonesia Creative Cities Network (ICCN) ’Jatim Obah Bareng’, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya nilai kreativitas sudah menjadi pondasi dari masyarakat Indonesia selain market yang besar, dan generasi muda sebagai pembawa tren di media sosial. Erick meminta agar para pembuat konten bisa terus menjadi lokomotif industri dan komunitas yang ada di daerah masing-masing.

Seperti diketahui, sebagian besar industri kreatif menjadi sektor yang terkena dampak pandemi Covid-19. Mantan bos Inter Milan ini mengingatkan perlunya roadmaps bersama untuk mengidentifikasi industri apa saja yang masih dan akan terus bertahan di masa pandemi.

"Kita harus buat roadmap bersama, kenapa, kalo kita tidak tahu saat penanganan Covid-19 atau pasca-Covid industri (kreatif) apa yang hidup, maka akan jadi hal yang mubazir kalau kita habis-habisan investasi di situ," ungkapnya.

Pemetaan per daerah, menurut Erick penting dilakukan untuk meliihat potensi ekosistem market.

"Kondisi kayak gini, kita akan melihat mapping per pulau per kota, karena masing-masing beda, tidak bisa semua kota dipaksain. Mungkin ada satu kota yang menjadi production centre, ada satu kota yang jadi market center," tambahnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD