AALI
8025
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
810
ACES
1355
ACST
216
ACST-R
0
ADES
1845
ADHI
870
ADMF
7975
ADMG
152
ADRO
1310
AGAR
412
AGII
1020
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
346
AHAP
64
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
210
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3130
AKSI
468
ALDO
775
ALKA
240
ALMI
254
ALTO
376
Market Watch
Last updated : 2021/06/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.95
-1.6%
-7.48
IHSG
6007.12
-1.01%
-61.33
LQ45
863.16
-1.64%
-14.36
HSI
28801.27
0.85%
+242.68
N225
28964.08
-0.19%
-54.25
NYSE
16411.65
-1.47%
-244.16
Kurs
HKD/IDR 1,850
USD/IDR 14,360
Emas
827,066 / gram

Gara-gara Syarat Tak Lengkap, Banyak Penumpang KA Batal Berangkat Mudik

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Selasa, 11 Mei 2021 20:30 WIB
Pemerintah mengizinkan beberapa kelompok masyarakat untuk berpergian ke luar kota pada larangan mudik.
Gara-gara Syarat Tak Lengkap, Banyak Penumpang KA Batal Berangkat Mudik. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah mengizinkan beberapa kelompok masyarakat untuk berpergian ke luar kota pada larangan mudik. Namun khusus untuk kepentingan perjalanan dinas maupun kepentingan mendesak dengan persyaratan surat jalan atau dinas.

Kepala Humas PT KAI Daop I, Eva Chairunisa, mengatakan, meskipun sudah ada imbauan namun masih ada saja calon penumpang yang tak mematuhinya. Hal tersebut terlihat dari jumlah penumpang yang dibatalkan tiketnya karena tak memiliki dan melengkapi persyaratan.

“Ada juga calon pengguna yang sudah membeli tiket namun batal melakukan perjalanan karena persyaratannya tidak lengkap,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (11/5/2021).

Oleh karena itu, Eva pun mengingatkan agar mereka yang akan pergi ke luar kota untuk mengecek persyaratannya terlebih dahulu. Adapun aturan dan persyaratan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 nomor 13 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 13 tahun 2021.

Dalam SE Satgas Covid dan Permenhub, ada beberapa kelompok masyarakat yang diperbolehkan untuk berpergian ke luar kota. Seperti misalnya untuk kepentingan perjalanan dinas dan keperluan mendesak seperti kunjungan duka cita hingga untuk tujuan persalinan. 

Namun, bagi kelompok yang dikecualikan ini ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar diizinkan untuk berangkat. Pertama adalah, harus mendapatkan surat izin dari lurah bagi yang memiliki urusan keluarga dan surat tugas dari kantor disertai dengan cap basah untuk yang ingin pergi dinas.

“Perlu diketahui lagi, kalaupun memang akan berangkat karena perdinasan harus jelas surat yang dibutuhkan adalah surat jalan yang menjelaskan akan dinas ke mana, untuk kepentingan apa dan tanggal berapa,” jelasnya.

Eva menambahkan, untuk memastikan masyarakat yang menggunakan transportasi kereta bukan untuk tujuan mudik. Salah satu caranya adalah dengan memeriksa dengan cermat syarat perjalanan orang. 

“Perlu diketahui lagi, kalaupun memang akan berangkat karena perdinasan harus jelas surat yang dibutuhkan adalah surat jalan yang menjelaskan akan dinas kemana, untuk kepentingan apa dan tanggal berapa. Bukan surat keterangan bekerja. Sehingga meskipun ada kepentingan dinas tapi yang dibawa surat keterangan bekerja mohon maaf tidak bisa diakomodir,” jelasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD