AALI
8450
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4290
ACES
615
ACST
189
ACST-R
0
ADES
7325
ADHI
740
ADMF
8275
ADMG
167
ADRO
4150
AGAR
296
AGII
2200
AGRO
605
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
109
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1420
AKSI
314
ALDO
665
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
168
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.27
0.14%
+0.73
IHSG
7081.69
0.09%
+6.30
LQ45
1012.59
0.09%
+0.96
HSI
18081.99
-0.03%
-5.98
N225
27374.78
0.94%
+254.25
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
841,825 / gram

Jaga Momentum, Menparekraf Instruksikan Penyelenggaraan Event Daerah agar Tak Berbarengan

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Kamis, 11 Agustus 2022 17:14 WIB
event perlu memperhatikan tidak hanya tentang kualitas acara, tetapi juga waktu pelaksanaannya.
Jaga Momentum, Menparekraf Instruksikan Penyelenggaraan Event Daerah agar Tak Berbarengan. Foto: MNC Media
Jaga Momentum, Menparekraf Instruksikan Penyelenggaraan Event Daerah agar Tak Berbarengan. Foto: MNC Media

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meminta kepala daerah merancang dan menata waktu penyelenggaraan event di daerah masing-masing supaya tidak menumpuk di satu periode waktu tertentu. 

Menparekraf Sandiaga Uno dalam "KolaborAksi Regional 1 dan Regional 2" yang dihadiri kepala daerah dari sejumlah kabupaten/kota di Tanah Air, Rabu (10/8/2022), mengatakan penataan waktu ini sangat penting agar dapat terus menjaga momentum kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kita tahu event menjadi salah satu cara efektif dalam menarik minat kunjungan wisatawan ke satu daerah," kata Sandiaga melalui keterangan tertulis, Kamis (11/8/2022). 

Namun, menurut Sandiaga, event dalam pelaksanaannya perlu memperhatikan tidak hanya tentang kualitas acara, tetapi juga waktu pelaksanaan agar tidak semuanya dilangsungkan dalam satu periode waktu tertentu. 

Selama ini banyak pemerintah daerah menumpuk kegiatannya di akhir tahun atau semester kedua sehingga akan membuat banyak event-event di daerah berlangsung di waktu yang sama dan berpengaruh pada minat kunjungan wisatawan.  

"Pesan saya, untuk event agar waktunya jangan semua bersamaan di akhir tahun atau di semester kedua tapi diratakan (di setiap bulan)," kata Sandiaga Uno. 

KolaborAksi merupakan forum yang dihadirkan Kemenparekraf sebagai upaya meningkatkan sinergi sekaligus penyelarasan kebijakan dan langkah strategis antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah terkait pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional. 

Acara berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, dan dihadiri sejumlah kepala daerah yang dalam paparannya menyatakan ingin menjadikan event sebagai salah satu ujung tombak kegiatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya masing-masing. 

"Walau sektor ini yang paling terdampak akibat pandemi, tapi saat ini sudah kembali menggeliat. Pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II tumbuh 5,44% yang ditopang pariwisata dan ekonomi kreatif di nomor dua terbesar yang tumbuh 9,76%," kata Menparekraf. 

Menparekraf mengajak kepala daerah untuk terus menggeliatkan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam konsep pariwisata dan ekonomi kreatif berkualitas dan berkelanjutan. 

"Posisi Indonesia naik 12 peringkat (TTDI), ini pertama kali kita melewati Thailand dan Malaysia. Juga pariwisata kita mendapatkan apresiasi karena kita bisa melewati pandemi dengan protokol kesehatan, vaksinasi, juga kebangkitan pariwisata berbasis kualitas dan berkelanjutan," kata Sandiaga. 

"KolaborAksi Regional 1 dan Regional 2" sendiri dihadiri para kepala daerah dari Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Supiori, Kabupaten Bantul, Kota Blitar, serta Kabupaten Pasaman. Mereka menyampaikan komitmen dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif dan berharap dukungan penuh dari Kemenparekraf/Baparekraf. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD