AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Jalankan Strategi Outward Looking, Begini Saran INDEF

ECONOMICS
Winda Destiana
Jum'at, 05 Agustus 2022 21:45 WIB
Melihat kondisi perekonomian yang berada di ambang keraguan seperti saat ini, INDEF meminta pemerintah untuk menyelamatkan APBN.
Pertumbuhan ekonomi (Ilustrasi)
Pertumbuhan ekonomi (Ilustrasi)

IDXChannel - Melihat kondisi perekonomian yang berada di ambang keraguan seperti saat ini, INDEF meminta pemerintah untuk menyelamatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Presiden Joko Widodo juga sebelumnya menjelaskan kondisi APBN akan semakin rentan dan juga rapuh. 

Untuk menghadapi hal ini, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyarankan agar pemerintah dapat menjalankan strategi kebijakan dalam ekonomi Outward Looking agar tidak terjadinya krisis pada anggaran. 

Dalam strategi ini kebijakan Outward Looking , menyarankan agar presiden serta jajaranya pada menteri keuangan dan ekonominya untuk menjalankan strategi dengan pilar kebijakan ekspor dan investasi yang berkualitas, bukan investasi yang mengeruk pasar dalam negeri. 

“Ada hambatan 3 tahun terakhir karena Covid, karena itu saya memberikan masukkan strategi yang perlu dilakukan adalah Outward Looking Strategi yaitu kebijakan mendedikasikan seluruh potensi ekonomi dari daerah pusat untuk bersaing di pasar internasional ekspor, sehingga kekuatan ekonomi kita dan luar negeri kita menjdi kuat. Hambatan-hambatan di biaya cukai, perizinian industri, hambatan investasi harus dihilangkan,” menurut penuturan Didik j Rachbini, Rektor Paramadina/Ekonom Senior INDEF.

Terkait hal ini, pemerintah juga diminta terus memperkuat sektor-sektor industri. INDEF juga menilai pemerintah harus mempertahankan sektor industri segmen hilirisasi yang menjadikan cikal bakal pertumbuhan industri nasional.

(NDA/NUR) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD