AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Janji Kembalikan Dana Nasabah, Mahkota Properti Berikan Lima Opsi Percepatan 

ECONOMICS
Winda Destiana
Jum'at, 14 Januari 2022 13:50 WIB
Mahkota menjadi satu-satunya perusahaan investasi dengan menggunakan 5 skema percepatan pengembalian uang nasabah.
Janji Kembalikan Dana Nasabah, Mahkota Properti Berikan Lima Opsi Percepatan 
Janji Kembalikan Dana Nasabah, Mahkota Properti Berikan Lima Opsi Percepatan 

IDXChannel - Direktur Utama PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) dan PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) Hamdriyanto menjelaskan, pihaknya tidak terafiliasi sama sekali dengan PT Bumi Sumber Swarna (BSS).

Hal ini merupakan tanggapan Hamdriyanto atas isu yang beredar di kalangan nasabah yang menyangkutpautkan pihaknya berafiliasi dengan BSS. 

"MpIP dan MPIS tidak ada kaitan antara BSS sama sekali dan bukan bagian dari kami," kata Hamdriyanto, di Jakarta, Kamis (13/1).

Ia juga berharap agar nasabah tetap tenang dan sabar menunggu untuk mendapatkan uangnya kembali dan jangan terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab terkait isu yang beredar. 

Saat ini, Mahkota menjadi satu-satunya perusahaan investasi dengan menggunakan 5 skema percepatan pengembalian uang nasabah, antara lain, Topup Konversi Asset, Asset Senttlement dengan sistem bagi hasil dari pembangunan, konversi saham, cash waterfall bertahap melalui cicilan PKPU, serta dengan sistem cessie yang sudah berjalan dengan beberapa perusahaan.

Adapun salah satu perusahaan yang sudah melakukan cessie dengan pihak Mahkota adalah PT Phoenix Global Investa. 

"Kita sudah bangun kerjasama dengan beberapa perusahaan, salah satunya PT phoenix Global Investa," Kata Hamdriyanto.

Ia juga mengaku, saat ini perusahaan Mahkota sedang membangun beberapa proyek besar yang dilakukan dan direncanakan akan rampung pada tahun 2023 nanti.

"Kami sedang menjalani proyek besar, di berbagai daerah seperti Project Smart Warehouse yang dibangun di Banten dengan nilai Valuasi Rp 1,5 Trilliun," katanya. 

Selain itu, ia juga merinci beberapa proyek besar lainnya, seperti hunian apartemen mewah dengan konsep Smart Living di permata hijau, Jakarta Selatan.

Dan proyek Pervillan mewah di wilayah Ubud, Bali, dengan konsep vila mewah yang dipadu dengan konsep interior tradisional seluas belasan hektar yang berlokasi di tengah pepohonan yang rindang layaknya di tengah hutan.

Ia juga menambahkan, nasabah Mahkota dapat memilih skema percepatan yang sudah disediakan oleh pihaknya, dengan menghubunhi pusat konsultasi Mahkota di nomer Whatsapp 0812-1861-5860 ataupun melalui poskomahkota@gmail.com.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD