AALI
9925
ABBA
300
ABDA
6550
ABMM
1390
ACES
1290
ACST
193
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2260
AGAR
346
AGII
1400
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1125
AKRA
800
AKSI
705
ALDO
1315
ALKA
310
ALMI
0
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.41
-1.23%
-6.31
IHSG
6667.01
-0.88%
-59.36
LQ45
948.63
-1.16%
-11.14
HSI
24758.92
-0.83%
-206.63
N225
27371.11
-0.55%
-151.15
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
845,552 / gram

Kanwil DJP Sumut I Sita Aset Penunggak Pajak Senilai Rp10,2 Miliar

ECONOMICS
Wahyudi Aulia Siregar
Kamis, 02 Desember 2021 06:14 WIB
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara I melakukan menyita aset penunggak pajak senilai Rp10,2 miliar.
Kanwil DJP Sumut I Sita Aset Penunggak Pajak Senilai Rp10,2 Miliar (FOTO:MNC Media)
Kanwil DJP Sumut I Sita Aset Penunggak Pajak Senilai Rp10,2 Miliar (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara I melakukan menyita aset penunggak pajak senilai Rp10,2 miliar. 

Penyitaan yang dilakukan melalui Juru Sita Pejak Negara (JSPN) Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Petisah itu dilakukan bekerja sama dengan KPP Madya Dua Bandung. 

Kepala Bidang P2Humas pada Kanwil DJP Sumatera Utara I, Bismar Fahlerie, mengatakan aset yang disita itu dalam bentuk tiga rekening penanggung pajak. Dengan penyitaan tersebut, aset tersebut kini berada dalam penguasaan negara, guna memberikan kesempatan terakhir kepada penunggak pajak, untuk melunasi utang pajaknya, sebelum dilakukan kegiatan penagihan aktif berikutnya.

"Tindakan penyitaan merupakan langkah terakhir karena wajib pajak belum melunasi utang pajaknya dalam jangka waktu yang ditentukan, dan dengan langkah penegakan hukum ini diharapkan dapat memunculkan rasa keadilan pada masyarakat serta meningkatkat kepatuhan perpajakan wajib pajak," kata Bismar, Rabu (1/12/2021) 

Penyitaan ini, juga menjadi rangkaian peneggak hukum yang secara konsisten dilakukan Direktorat Jenderal Pajak sebagai bagian dari Kementerian Keuangan, di wilayah Sumatera Utara.

Selain Direktorat Jenderal Pajak, kata Bismar, direktorat lainnya yang menjadi bagian dari Kementerian Keuangan juga konsisten melakukan penegakkan hukum. 

Seperti yang dilakukan petugas dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumut melalui Kantor Bea Cukai Kualanamu yang pada Selasa, 23 November 2021 lalu juga memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) eks Barang Hasil Penindakan (BHP) di bidang Kepabeanan yang bertempat di area Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PT. MSA di Deliserdang. 

"BMN eks hasil penindakan yang dimusnahkan diantaranya adalah telepon seluler, peralatan elektronik, pakaian, produk tekstil, tas, alat kesehatan, mainan, aksesoris, bibit tanaman, produk olahan makanan, berbagai macam obat-obatan, dan sparepart kendaraan yang nilainya mencapai lebih dari Rp900  juta," sebutnya.

Kegiatan pemusnahan ini disaksikan oleh pejabat dari Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Utara, Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara, Polsek Beringin, BBPOM Medan, Balai Karantina Pertanian Kualanamu, Perusahaan Jasa Titipan (PJT), Angkasa Pura 2, dan PT. Pos Indonesia.

Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu Elfi Haris menerangkan bahwa BMN yang dimusnahkan ini merupakan hasil penindakan Bea Cukai Kualanamu selama tahun 2019-2020 atas Barang yang Tidak Dikuasai (BTD) dan Barang Dikuasai Negara (BDN) yang tidak diselesaikan kewajiban pabeannya. 

Kemudian barang yang dilarang dan dibatasi (lartas) untuk diimpor karena tidak memiliki izin dari instansi terkait dan/atau melebihi dari batas ketentuan yang telah ditetapkan baik yang dibawa penumpang atau barang kiriman yang pada saat pemasukannya tidak diberitahukan dan/atau tidak diberitahukan dengan benar pada dokumen pemberitahuan pabean.

"Kementerian Keuangan akan terus konsisten dalam melakukan upaya penegakan hukum yang dapat menjadi peringatan bagi para wajib pajak lainnya," tandasnya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD