AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Kemenkes Klaim Tren Kematian Akibat Covid-19 Menurun dalam Empat Pekan Terakhir

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Rabu, 15 September 2021 20:25 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim tren konfirmasi dan kematian akibat Covid-19 menurun dalam 3-4 pekan terakhir. 
Kemenkes Klaim Tren Kematian Akibat Covid-19 Menurun dalam Empat Pekan Terakhir (Ilustrasi)

IDXChannel - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim tren konfirmasi dan kematian akibat Covid-19 menurun dalam 3-4 pekan terakhir. 

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemerintah mencatatkan tren penurunan kasus konfirmasi Covid-19 dan kematian 3 sampai 4 pekan terakhir. 

"Secara nasional terjadi penurunan kasus sebesar 42% dibandingkan pekan sebelumnya. Sedangkan untuk angka kematian menurun sebesar 29% dibandingkan pekan sebelumnya,” ungkap Nadia dalam Konferensi Pers secara virtual, Rabu (15/9/2021).

Di lain sisi, Nadia mengatakan pemeriksaan laboratorium yang merupakan kombinasi antara pemeriksaan PCR dan rapid antigen mengalami peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya.

“Selanjutnya Indonesia juga mencatatkan testing rate 3.7 orang yang dites penduduk per pekan ini adalah tiga kali lipat seperti yang kami sampaikan sebelumnya. Begitu juga positivity di tingkat nasional sudah kurang dari 5%,” kata Nadia.  

Nadia mengatakan dari 34 provinsi, seluruhnya telah mencapai minimal standar testing orang dites per 1.000 penduduk per pekan. “Dan untuk positivity rate 16 provinsi mencatatkan positif kurang dari 5% dan ini tentunya akan terus dipantau dan diupayakan untuk provinsi-provinsi lain untuk segera mencapai target positivity rate di bawah 5%,” katanya.

“Walaupun kembali sudah menurun kita tetap tidak boleh lengah karena standar positivity rate yang ada dari WHO adalah kurang dari 5%,” papar Nadia. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD