AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

Kominfo Siapkan Bandwidth Cukup Supaya Silaturahmi Virtual Bebas Lemot

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Rabu, 05 Mei 2021 13:18 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate memastikan bahwa pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo telah menyiapkan bandwidth yang cukup
virtual silaturahmi

IDXChannel--Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G Plate memastikan bahwa pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo telah menyiapkan bandwidth yang cukup untuk mendukung masyarakat melakukan silaturahmi saat Idul Fitri secara virtual.

“Pemerintah telah menyiapkan masyarakat agar merayakan lebaran, merayakan puasa di ruang digital. Memanfaatkan ruang digital yaitu apa? Kami menyiapkan bandwidth yang cukup agar masyarakat bisa berkomunikasi secara virtual,” tegas Johnny dalam dialog secara virtual dari FMB9, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

“Sehingga tidak perlu bertemu secara fisik agar memanfaatkan teknologi ini untuk menyampaikan kegembiraan, menyampaikan pelaksanaan ibadah di dalam ruang digital,” tegasnya.

Pada lebaran tahun ini, dipastikan masyarakat dilarang mudik mulai besok 6 sampai 17 Mei 2021. Johnny pun mengatakan pelarangan ini memastikan Indonesia bisa mengatasi pandemi Covid-19.

“Beberapa kali disampaikan pelarangan-larangan, pelarangan oleh pemerintah dalam hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa Indonesia berhasil untuk menangani pandemi Covid-19. Untuk menurunkan serendah-rendahnya penyebaran virus Covid-19. Bulan Ramadan ini pun kita harapkan berkahnya. Di mana kita sekalian dalam membantu mendoakan agar kita berhasil untuk menangani pandemi Covid-19,” tegasnya.

Tahun lalu, kata Johnny meskipun telah masif pelarangan mudik lebaran tetap saja terjadi kenaikan kasus yang tinggi. “Tahun lalu, ada saat dimana pemerintahan mengambil langkah-langkah yang tegas, komunikasi publik yang masif, tetap saja terjadi peningkatan Covid-19 yang luar biasa, lebih dari 90%.”

“Tahun ini dengan semua pelajaran yang kita miliki, pengalaman kita miliki, Presiden memerintahkan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dan tegas. Tujuannya satu menyelesaikan dan memperkecil potensi penyebaran virus Covid-19,” paparnya. (IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD