AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Kunjungan Wisman Sumut di Mei Naik 681 Persen

ECONOMICS
Wahyudi Aulia Siregar
Sabtu, 02 Juli 2022 18:45 WIB
Dibukanya berbagai penerbangan internasional salah satunya ke Sumatera Utara (Sumut) mendorong peningkatan jumlah wisata mancanegara.
Kunjungan Wisman Sumut di Mei Naik 681 Persen (FOTO: MNC Media)
Kunjungan Wisman Sumut di Mei Naik 681 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Dibukanya berbagai penerbangan internasional salah satunya ke Sumatera Utara (Sumut) mendorong peningkatan jumlah wisata mancanegara (wisman) pada Mei 2022 naik 681 persen.

Jumlah kunjungan turis asing ke Sumatera Utara mencapai 3.861 orang pada Mei 2022 lalu. Jumlah itu meningkatkan 681,58 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya, April 2022 yang hanya 494 orang. 

Sementara jika dibandingkan dengan Mei 2021 lalu, jumlah kunjungan turis asing ke Sumatera Utara pada Mei 2022 ini naik 7.622 persen dari hanya sekira 50 kunjungan. 

Selama periode Januari-Mei 2022 jumlah wisman yang berkunjung ke Sumatera Utara mencapai 4.366 kunjungan atau naik 2.680, persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2021. 

Kenaikan jumlah kunjungan wisman Mei 2022 terhadap April 2022 yang mencapai 681,58 persen dibandingkan dengan bulan yang lalu, searah dengan total kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia Mei 2022 yang mengalami kenaikan sebesar 84,38 persen atau dari 111.057 menjadi 204.766 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Nurul Hasanuddin, mengatakan pada Mei 2022 lalu, dari 10 negara asal utama turis yang berkunjung ke Sumut, Malaysia masih mendominasi dengan persentase mencapai 56,13 persen. 

"Kemudian Singapura 4,45 persen, Australia 1,53 persen, Jerman 1,48 persen, India 1,22 persen, Amerika 1,06 persen, Belanda 0,67 persen, Denmark 0,47 persen, Prancis 0,41 persen dan Inggris 0,36 persen. Jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut adalah 67,78 persen dari total kedatangan wisman di Sumatera Utara," kata Nurul, Sabtu (2/7/2022). 

Jumlah kedatangan wisman selama Mei 2022 dari sepuluh negara utara tersebut, kata Nurul, mengalami kenaikan 453,28 persen dibanding bulan sebelumnya. Dimana wisman asal Singapura mengalami kenaikan tertinggi yaitu sebesar 3.340,00 persen dari 4 kunjungan pada bulan April menjadi 174 kunjungan pada bulan Mei 2022. 

Kenaikan jumlah wisman ini diikuti wisman negara Amerika 1.950,00 persen, wisman Australia 1.866,67 persen, wisman Belanda 1.200,00 persen, wisman Denmark 800,00 persen, wisman Prancis 700,00 persen, dan wisman Malaysia 374,18 persen. 

"Sementara itu pada periode 2022, jumlah wisman dari sepuluh negara utama tersebut mengalami kenaikan 5.134,00 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 50 kunjungan pada pada tahun 2021 menjadi 2.617 kunjungan pada tahun 2022. Persentase kenaikan tertinggi terjadi pada wisman asal negara Malaysia sebesar 5.185,37 persen," jelasnya. 

Riswan, pengusaha perjalanan wisata di Kota Medan, menyebut turis asing yang datang ke Sumut masih menjadikan destinasi-destinasi favorit sebagai tujuan mereka. Seperti ke Kawasan Danau Toba, Dataran Tinggi Karo, Bukit Lawang hingga Nias. 

'Iya sudah mulai banyak (turis asing) yang datang. Memang belum sebanyak  sebelum pandemi, tapi trennya terus naik," kata Riswan. 

Mulai kembali datangnya turis asing seiring dengan kembali di bukanya penerbangan internasional secara langsung ke Bandara Kualanamu. Selain itu karena kembali digalakkannya promosi wisata oleh pemerintah. 

"Penerbangan sangat berpengaruh. Karena sangat menghemat cost (pengeluaran) para turis. Kita berharap semakin banyak penerbangan yang kembali di buka. Pemerintah harus mempermudah agar akses penerbangan asing ke Kualanamu ataupun ke Silangit bisa terealisasi," pungkasnya. 

Di Sumatera Utara sendiri ada 4 pintu masuk turis asing. Pertama melalui Bandara Kualanamu, lalu melalui Pelabuhan Laut Belawan, Pelabuhan Laut Tanjung Balai dan Bandara Silangit. 

Namun di 2022 ini, lebih dari 99 persen turis asing masuk melalui Bandara Kualanamu. Selain itu, hanya ada 12 orang turis yang masuk melalui Pelabuhan Laut Belawan.  (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD