AALI
8825
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
635
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7400
ADHI
760
ADMF
8550
ADMG
167
ADRO
3880
AGAR
302
AGII
2350
AGRO
625
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
107
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
408
ALTO
172
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.52
-1.18%
-6.39
IHSG
7090.99
-1.22%
-87.59
LQ45
1013.74
-1.16%
-11.90
HSI
17964.23
0.17%
+30.96
N225
26452.79
-2.58%
-701.04
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
791,977 / gram

Menkes: Angka Kematian Pasien Omicron 250 Orang per Hari

ECONOMICS
Kevi Laras
Minggu, 27 Februari 2022 20:35 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sebanyak 250 orang meninggal dalam setiap hari akibatd kasus varian Omicron.
Menkes: Angka Kematian Omicron 250 Pasien Orang per Hari (Dok.MNC)
Menkes: Angka Kematian Omicron 250 Pasien Orang per Hari (Dok.MNC)

IDXChannel - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sebanyak 250 orang meninggal dalam setiap hari atas kasus varian Omicron. Hal tersebut disampaikan saat live Keterangan Pers Menteri terkait Hasil Ratas PPKM hari ini (27/2).

"Yang meninggal di rumah sakit 250 orang per harinya. Dibandingkan kasus sebelumnya (delta) sebanyak 2.000 orang perharinya," ujar Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Minggu (27/2/2022)

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa jumlah total orang meninggal karena Omicron kurang lebih 15 persen dari varian Delta. Mereka meninggal karena belum divaksinasi dan juga ada yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta. 

Menkes menerangkan bahwa jumlahnya paling banyak pasien meninggal karena belum vaksin atau divaksinasi lengkap (dosis 1dan 2).

"Mereka yang meninggal karena belum divaksinasi dan memiliki komorbid," jelas Budi. 

Sedangkan untuk keterisian rumah sakit, Menkes mengatakan bahwa kapasitas saat ini 40-50 persen. Dia berharap dapat terkendali, sehingga tidak seperti pada kasus sebelumnya.

"Untuk keterisian rumah sakit mencapai 40 sampai 50 persen," kata Budi

Perlu diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah mengupayakan capaian vaksinasi secara merata di Indonesia. Melihat lajunya sudah 50 persen menerima dosis lengkap, pemerintah menargetkan capaian vaksinasi sebesar 70 persen pada Juni 2022. 

Melihat laju vaksinasi saat ini, pemerintah menargetkan akan memenuhi vaksinasi lengkap pada 70% populasi masyarakat Indonesia pada Juni 2022. Kita berharap vaksinasi bisa berkontribusi besar untuk mencegah pasien bergejala berat hingga berisiko kematian akibat infeksi COVID-19,” ujar dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes dikutip Sehat Negeriku pada Minggu (27/2/2022)

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD