AALI
12150
ABBA
186
ABDA
6250
ABMM
3020
ACES
980
ACST
158
ACST-R
0
ADES
5850
ADHI
685
ADMF
8050
ADMG
180
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1965
AGRO
915
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.42
-0.53%
-2.85
IHSG
6883.67
-0.44%
-30.47
LQ45
1011.85
-0.4%
-4.08
HSI
20226.65
0.57%
+114.55
N225
26779.81
0.12%
+31.67
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Realisasi Belanja PUPR di 2021 Capai Rp143,5 Triliun

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Rabu, 26 Januari 2022 09:20 WIB
Kementerian PUPR mencatat realisasi belanja sepanjang 2021 mencapai Rp143,5 triliun atau 94,4 persen dari pagu yang ditetapkan Rp152,1 triliun.
Realisasi Belanja PUPR di 2021 Capai Rp143,5 Triliun (FOTO: MNC Media)
Realisasi Belanja PUPR di 2021 Capai Rp143,5 Triliun (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat realisasi belanja sepanjang 2021 mencapai Rp143,5 triliun atau 94,4 persen dari pagu yang ditetapkan Rp152,1 triliun.

"Anggaran Tahun Anggaran (TA) 2021 yang tidak terserap sebesar Rp8,6 triliun yang terdiri dari sisa dana blokir, sisa lelang, PHLN, SBSN, perjalanan dinas dan swakelola yang tidak bisa dilaksanakan akibat pandemi Covid-19,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono pada keterangan tertulisnya, Rabu (26/1/2022).

Pagu anggaran 2021 yang terserap secara efektif tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur bidang PUPR. Seperti di bidang sumber daya air, Kementerian PUPR berhasil melakukan pembangunan 48 bendungan dimana sebanyak 13 bendungan telah diselesaikan dan diresmikan. Sementara 34 bendungan lainnya masih dalam tahap konstruksi. Pembangunan bendungan ini diikuti oleh pembangunan daerah irigasi dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk memanfaatkan air tersebut. Pada TA 2021 Kementerian PUPR membangun 22.958 ha daerah irigasi dan merehabilitasi 364.510 jaringan irigasi. 

Untuk pengendali banjir dan pengaman pantai Kementerian PUPR berhasil membangun 261 km. Selanjutnya Kementerian PUPR membangun 43 embung, hal ini lebih tinggi dari target awal yakni 42 embung. Kemudian menyediakan 4,57 m3/detik air baku, ini juga lebih tinggi dari target awal yakni 3,5 m3/detik.

Di bidang jalan dan jembatan pada TA 2021 Kementerian PUPR membangun 30.136 m jembatan ini lebih tinggi dari target awal yaitu 22.065 m, pembangunan 122,85 km jalan tol, 710 km jalan nasional baru dan 2.321 m flyover/underpass.

Selanjutnya di bidang permukiman, Kementerian PUPR berhasil membangun 2.065 liter/detik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Selanjutnya 1.195.953 KK penanganan sampah yang lebih tinggi dari target yakni 642.224 KK, 386.813 KK pengelolaan air limbah lebih tinggi dari target 131.342 KK, 4.194,99 ha penanganan kawasan kumuh, 8 kawasan pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu (MYC lanjutan, selesai 2022) lebih tinggi dari target yakni 3 kawasan PLBN, 1.566 unit pembangunan dan rehabilitasi prasarana dan sarana pendidikan olahraga dan pasar lebih tinggi dari target yakni 1.431 unit.

Di bidang perumahan Kementerian PUPR berhasil membangun 3.311 unit rumah khusus lebih tinggi dari target yakni 2.631 unit, 127.091 unit rumah swadaya lebih tinggi dari target yaitu 114.900 unit, 7.024 unit (194 tower) rumah susun, dan 25.765 unit PSU perumahan.

Selain itu Kementerian PUPR juga membuka Program Padat karya Tunai (PKT). Pada TA 2022 Kementerian PUPR melakukan 20 kegiatan PKT yang tersebar di 33 provinsi yang berhasil menyerap 1,8 juta pekerja.  (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD