AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Rekor! Kasus Covid-19 di Bogor Tembus 230 Orang dalam Sehari

ECONOMICS
Putra Ramadhani/Kontri
Selasa, 22 Juni 2021 20:12 WIB
Kasus infeksi covid-19 semakin bertambah, hari ini Kota Bogor mencatat rekor dengan jumlah tertinggi kasus covid di kota tersebut.
Rekor! Kasus Covid-19 di Bogor Tembus 230 Orang dalam Sehari (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kasus infeksi covid-19 semakin bertambah, hari ini Kota Bogor mencatat rekor dengan jumlah tertinggi kasus covid di kota tersebut. Dalam sehari kasus positif tembus 230 orang.

"Penambahan hari ini kasus positif ada di angka 230, tertinggi selama pandemi," kata Wali Kota Bogor Bima Arya dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).

Kemudian, Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien covid-19 juga melambung tinggi menyentuh 78 persen. Angka tersebut jauh dari ambang batas yang ditetapkan oleh WHO yakni sebesar 60 persen.

"Keterisian tempat tidur di angka 78 persen. Rumah sakit semakin penuh. Klaster terbanyak adalah keluarga dan diikuti dari klaster luar kota," tambahnya.

Karena itu, Pemkot Bogor akan melakukan beberapa langkah yakni dengan menambah tempat tidur dan ruang isolasi di semua rumah sakit minimal 30 persen. Lalu, menambah fasilitas isolasi bagi OTG.

"Ditargetkan dalam waktu satu minggu, ruang isolasi dan tempat tidur sudah bisa diakses warga yang membutuhkan," ungkapnya.

Selanjutnya, kebijakan ganjil genap kendaraan juga akan dilanjutkan pada akhir pekan besok karena dinilai efektif untuk mengurangi mobilitas warga. 

"Ganjil genap bukan untuk kelancaran lalu lintas, tapi sekali lagi untuk mengurangi mobilitas," tambah Bima.

Di sisi lain, lanjut Bima, tingkat keterpaparan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor juga tinggi yakni sebanyak 27 orang dari 8 kantor pemerintahan. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk menutup sementara Balai Kota Bogor dan kantor pemerintahan selama sepekan ke depan.

Lalu, pada sektor perekonomian pembatasan jam operasional tempat usaha kembali dibatasi hanya sampai pukul 20.00 WIB. Diharapkan, kasus covid-19 tidak terus meningkat agar tidak berdampak pada kebijakan yang lebih ketat.

"Pemerintah Kota Bogor tidak ingin ke depan memberlakukan kebijakan yang lebih jauh sehingga berdampak pada perekonomian. Karena itu mari taati protokol kesehatan terus siaga dan waspada," tutup Bima. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD