AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

RI Berangsur Pulih dari Pandemi, Pemerintah Harus Perhatikan Sektor Ini

ECONOMICS
Viola Triamanda/MPI
Jum'at, 13 Mei 2022 18:55 WIB
Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak 2020 lalu memberikan dampak besar terhadap berbagai aspek.
RI Berangsur Pulih dari Pandemi, Pemerintah Harus Perhatikan Sektor Ini. (Foto: MNC Media)
RI Berangsur Pulih dari Pandemi, Pemerintah Harus Perhatikan Sektor Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak 2020 lalu memberikan dampak besar terhadap berbagai aspek. Perekonomian menjadi salah satu aspek yang paling dirugikan. Beberapa negara termasuk Indonesia harus melewati masa-masa melemahnya perekonomian negara.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan setelah badai pandemi mulai berlalu pertumbuhan ekonomi Indonesia memang dinilai membaik. Capaian ini juga dipengaruhi oleh beberapa sektor yang dinilai mampu bangkit dan berhasil melewati masa pra pandeminya.

"Di Indonesia, sektor utama yang berhasil melewati masa pra pandeminya yaitu sektor manufaktur, perdagangan, serta konstruksi. Untuk sektor konstruksi meskipun masa pemulihannya cukup lama, namun saat ini bisa dinyatakan berhasil melewati masa pra pandemi" ujarnya dalam sesi jumpa media secara virtual, Jumat (13/5/2022).

Tapi tidak semua sektor memiliki capaian yang bagus pada masa pemulihan ini. Menurutnya ada beberapa sektor yang masih harus diberi perhatian lebih oleh pemerintah karena masih belum membaik sepenuhnya.

"Sektor yang perlu diperhatikan adalah sektor transportasi, serta akomodasi makanan dan minuman. Sektor ini harus diperhatikan oleh pemerintah agar pertumbuhannya dapat kembali normal" tambahnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD