AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Sepanjang Juli Ada 30.168 Orang Meninggat Akibat Covid

ECONOMICS
Fahreza Rizky
Kamis, 29 Juli 2021 20:57 WIB
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat Juli 2021 menjadi bulan dengan tingkat kematian tertinggi selama pandemi melanda Indonesia sejak Maret 2020 lalu.
Sepanjang Juli Ada 30.168 Orang Meninggat Akibat Covid (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat Juli 2021 menjadi bulan dengan tingkat kematian tertinggi selama pandemi melanda Indonesia sejak Maret 2020 lalu.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, jumlah kematian terkini pada Juli 2021 sebanyak 30.168. Angka ini menjadi rekor tertinggi selama pandemi melanda Indonesia.

Lebih jauh lagi, pada 27 Juli 2021 Indonesia mencatatkan rekor kematian perhari sebanyak 2.069. Angka ini berkontribusi besar pada meningkatnya jumlah kematian bulanan.

"Seperti kita ketahui selama dua Minggu ke belakang, kematian di Indonesia bertambah lebih dari seribu tiap harinya. Bahkan pada 27 Juli lalu kematian harian mencapai 2.069 dalam satu hari," ujar Wiku, Kamis (29/7/2021).

"Jumlah kematian di Juli ini menjadi bulan dengan kematian paling banyak selama pandemi di Indonesia. Hingga kemarin total sebanyak 30.168 kematian tercatat di bulan ini," sambungnya.

Wiku menambahkan, sebelumnya rekor kematian akibat corona di Indonesia sebanyak 7.913 pada Juni 2021. Adapun daerah yang mengalami peningkatan kematian mingguan antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI, Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.

"Hal ini seharusnya menjadi alarm bagi pemda," pungkas Wiku. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD