AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Siap-siap! Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar Mulai 1 Juli 2022

ECONOMICS
Ikhsan PSP
Selasa, 28 Juni 2022 06:21 WIB
Pertamina mewajibkan pembeli BBM jenis Solar dan Pertalite untuk mendaftarkan diri melalui website atau aplikasi Mypertamina.
Siap-siap! Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar Mulai 1 Juli 2022. (Foto: MNC Media)
Siap-siap! Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar Mulai 1 Juli 2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Pertamina Patra Niaga bersiap memulai uji coba pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai 1 Juli 2022. Caranya dengan mewajibkan pembeli BBM jenis Solar dan Pertalite mendaftarkan diri melalui website dan aplikasi MyPertamina.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan hal itu sejalan dengan aturan yang berlaku terkait penyaluran BBM bersubsidi, baik dari sisi kuota atau jumlah maupun dari sisi segmentasi penggunanya. Saat ini segmen pengguna Solar subsidi sudah diatur, sedangkan Pertalite masih terlalu luas.

Sebagai BBM bersubdisi, penyaluran Solar dan Pertalite penugasan ini diatur oleh regulasi, antara lain Peraturan Presiden No. 191/2014 dan Surat Keputusan (SK) BPH Migas No. 4/2020.

"Sebagai badan usaha yang menjual Pertalite dan Solar, kami harus patuh, tepat sasaran dan tepat kuota dalam menyalurkan BBM yang disubsidi pemerintah,” jelas Alfian dalam keterangan resminya, Senin (27/6/2022).

Halaman : 1 2 3
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD