AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Sri Mulyani Jengkel Ada Pihak Minta Tambahan Budget Tak Jelas

ECONOMICS
Michelle Natalia
Senin, 27 Juni 2022 16:02 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan pengalamannya saat mendapatkan permintaan tambahan anggaran atau budget yang tak jelas.
Sri Mulyani Jengkel Ada Pihak Minta Tambahan Budget Tak Jelas (FOTO:MNC Media)
Sri Mulyani Jengkel Ada Pihak Minta Tambahan Budget Tak Jelas (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan pengalamannya saat mendapatkan permintaan tambahan anggaran atau budget yang tak jelas. 

Dirinya pun merasa jengkel karena pihak-pihak ini hanya datang ketika butuh tambahan budget tetapi tidak disertai alasan yang jelas. 

"Kadang kalau kami bertanya dan rada jengkel pas minta duit. Pas ditanya buat apa, jadinya apa, jawabnya malah kok enggak percaya sih, itu kan biasa," ujar di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Padahal, sebagai bendahara negara, sudah semestinya dia memastikan anggaran yang dikeluarkan dan tujuan penggunaan anggaran yang jelas. Salah satunya adalah untuk memperbaiki sektor pendidikan di Indonesia.

"Saya kan bertanya ini buat apa karena sebagai bendahara umum negara. Saya akan perbaiki pendidikan Indonesia," ucap Sri. 

Dia menegaskan, dalam hal keuangan negara meningkatkan rangking atau mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bukanlah menjadi tujuan akhir, melainkan berbagai program yang dijalankan pemerintah juga harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung. 

“Menjadi sebuah menara yang mencerahkan dan menjadi pusat pendidikan dan aktivitas. Pada akhirnya itu akan merekatkan kita sebagai bangsa di tengah kondisi yang sangat kompleks," ungkap Sri.

Dalam kesempatan tersebut, dia pun juga sempat bercanda dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim. Sri menyebut bahwa dia sudah menganggap Nadiem layaknya keponakannya sendiri, sehingga dia memanggilnya "Mas Nadiem". Namun, meskipun hubungan mereka sudah seperti senior dan junior, Nadiem terkadang tidak mau menuruti dirinya yang lebih senior.

"Saya perlu menyampaikan ini karena biar terlihat siapa seniornya. Soalnya kadang-kadang Mas Nadiem enggak nurut sama saya," canda Sri. 

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD