AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Target Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen, Pemerintah Genjot Tiga Sektor Ini

ECONOMICS
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Jum'at, 05 Agustus 2022 18:45 WIB
Pemerintah optimistis ekonomi Indonesia di sisa tahun ini akan tumbuh di atas 5 persen.
Target Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen, Pemerintah Genjot Tiga Sektor Ini (FOTO: MNC Media)
Target Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen, Pemerintah Genjot Tiga Sektor Ini (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis ekonomi Indonesia di sisa tahun ini akan tumbuh di atas 5 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2022 ditargetkan mencapai 5,2 persen.

“Untuk mendapatkan pertumbuhan 5,2 persen pada tahun ini, maka pertumbuhan di sisa kuartal ini harus di atas 5 persen," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Airlangga memaparkan sektor-sektor yang akan digenjot untuk mendorong tercapainya target pertumbuhan ekonomi, yakni sektor industri pengolahan, sektor pertambangan, dan sektor manufaktur antara lain infrastruktur baik gas, bahan bakar minyak (BBM) dan kelistrikan.

Adapun, faktor pendorong pertumbuhan ekonomi antara lain, harga komoditas yang belum akan berubah, yang membuat Indonesia bisa menikmati booming komoditas. Tren harga komoditas yang tinggi menjadi pendorong menguatnya kinerja ekspor.

Airlangga juga mengatakan, pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun juga akan ditopang oleh belanja pemerintah. Pada kuartal II, belanja pemerintah tercatat masih terkoreksi 5,24 persen.

Selain itu, ia menyebut bahwa pemerintah masih memiliki cadangan berupa government spending yang belum terealisasi pada kuartal ini, maka akan dialihkan ke kuartal III dan kuartal IV 2022.

Pada kuartal II 2022 ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,44 persen dibandingkan dengan kuartal II 2021 yang tumbuh sebesar 5,01 persen. Sementara itu, jika dibandingkan dengan kuartal I 2022, ekonomi Indonesia tumbuh 3,73 persen. 

Laju pertumbuhan ekonomi tersebut tak lepas dari peran koordinasi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global dan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Ia optimistis Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen sepanjang tahun 2022. Dengan catatan, pengendalian pandemi masih harus terus dilakukan. Kemudian, respons kebijakan ekonomi yang tepat, termasuk kebijakan fiskal dan moneter, untuk memastikan proses pemulihan yang lebih kuat. Serta, reformasi struktural yang mendorong efisiensi dan peningkatan produktivitas dalam rangka penciptaan lapangan kerja secara signifikan. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD