AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Tingkatkan Kerja Sama, Perdagangan Ukraina-ASEAN Ditargetkan Capai USD5 Miliar

ECONOMICS
Dominique Hilvy Febriani
Jum'at, 22 Oktober 2021 17:27 WIB
Center for ASEAN Countries Studies resmi berdiri di Institute of International Relations, Universitas Taras Shevchenko, Kyiv, Ukraina.
Center for ASEAN Countries Studies resmi berdiri di Institute of International Relations, Universitas Taras Shevchenko, Kyiv, Ukraina.  (Foto: MNC Media)
Center for ASEAN Countries Studies resmi berdiri di Institute of International Relations, Universitas Taras Shevchenko, Kyiv, Ukraina. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Center for ASEAN Countries Studies resmi berdiri di Institute of International Relations, Universitas Taras Shevchenko, Kyiv, Ukraina. Berdirinya lembaga ini merupakan hasil kolaborasi. koordinasi dan kerjasama erat antara Kedutaan Besar negara-negara ASEAN dengan Kementerian Luar Negeri Ukraina dan Universitas Taras Shevchenko yang merupakan universitas terbaik di Ukraina.

Dubes RI untuk Ukraina, Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, menyatakan keberadaan Center ini dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan peningkatan volume perdagangan Ukraina - ASEAN hingga USD5 miliar sebagaimana disampaikan oleh Menlu Kuleba di awal masa jabatannya. Dalam tahap awal, dapat difokuskan diskusi dalam menciptakan global hub untuk produksi dan meningkatkan kelancaran arus transportasi barang dan jasa yang dapat menguntungkan kedua belah pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI Yuddy menyampaikan bahwa Center yang baru diresmikan ini dapat menjadi tempat dimana peneliti, pengamat dan para mahasiswa/pelajar berkumpul untuk saling bertukar informasi dan juga memberikan pandangan ahli kepada pemerintah mengenai kebijakan yang harus diambil sekaligus memprediksi dampak dari kebijakan tertentu. 

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba dalam keynote address-nya menyampaikan ucapan selamat dan mengapresiasi kerja keras antara Kemenlu Ukraina, Universitas Taras Shevchenko serta seluruh Kedutaan Besar negara ASEAN di Ukraina. Center ini merupakan wujud nyata peningkatan kepentingan Ukraina di Asia Tenggara. Ukraina akan mempelajari kesuksesan komunitas ASEAN dalam melakukan integrasi politik, sosial, kemanan, ekonomi dan sosio-kultural dari negara-negara yang memiliki banyak perbedaan.

Keberadaan Center for ASEAN Countries Studies dimaksudkan untuk lebih memperkenalkan negara-negara ASEAN dan berbagai potensi yang dimilikinya kepada publik Ukraina, khususnya potensi ekonomi dan sosial budaya. Selain itu, lembaga ini dapat berperan sebagai wahana memperkaya wawasan masyarakat Ukraina mengenai organisasi ASEAN dan perannya di tingkat kawasan dan dunia. Berdirinya lembaga ini diharapkan dapat menjembatani kerjasama yang lebih erat antara negara-negara ASEAN dengan Ukraina di berbagai bidang.  

Acara pembukaan Center tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, dan dihadiri oleh Rektor Universitas Taras Shevchenko, Prof. Volodymyr Bugrov, Duta Besar RI untuk Ukraina, Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, Dubes Vietnam, Nguyen Hong Thach, Chargè D'Affaires Kedubes Malaysia, Fadhilah Daud dan Direktur Institute of International Relations,  Prof. Valerii Kopiika. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD