AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Waspada! Kejahatan Dunia Maya Mengincar Lewat Tautan Bit.ly

ECONOMICS
Fikri Kurniawan
Rabu, 03 Maret 2021 13:00 WIB
Kejahatan digital terus mengincar masyarakat. Salah satunya menggunakan tautan pendek seperti bit.ly yang menyematkan informasi tidak benar.
Kejahatan Dunia Maya Mengincar Lewat Tautan Bit.ly. (Foto: MNC Media)
Kejahatan Dunia Maya Mengincar Lewat Tautan Bit.ly. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kejahatan digital terus mengincar masyarakat. Salah satunya menggunakan tautan pendek seperti bit.ly yang menyematkan informasi tidak benar, yang dapat mengelabui pengguna internet agar tertarik mengeklik.

Jika yang aktif di dunia digital maka tidak akan tertipu dengan informasi tersebut. Sebab, tautan bit.ly biasanya dibagikan di media sosial maupun media lainnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menegaskan tautan serupa bisa saja merupakan phising. Cara ini sering kali digunakan penjahat dunia maya untuk mendapatkan data pribadi, atau bahkan mengambil alih kepemilikan akun media sosial korbannya.

Agar tidak tertipu dengan tautan sejenis, Kominfo menyarankan untuk mencari informasi dari situs berita tepercaya atau situs resmi dari lembaga tersebut.

Kemudian, pastikan tidak membuka tautan tidak jelas itu sama sekali. Terakhir, menanyakan langsung kepada pihak terkait, seperti perusahaan/lembaga yang namanya digunakan.

"Contohnya seperti yang sekarang marak beredar, pendaftaran kuota gratis dari Kominfo. Jangan sampai kalian terpancing untuk membukanya apalagi mengisinya," tulis Kominfo melalui akun Twitter resminya, Rabu (3/3/2021). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD