AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit

FOTO
Indah/IDX Channel
Jum'at, 08 Oktober 2021 13:04 WIB
Hidup di luar negeri terkadang jadi impian sebagian orang. Tak terkecuali generasi milenial saat ini.
Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel)
Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing IDX Channel)
Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel) Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel) Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel) Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel) Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel) Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel) Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel) Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel) Catat! Ini Rincian Biaya Hidup di Jepang yang Telan Dana Tak Sedikit. (Foto: Tim Digitak Marketing  IDX Channel)

IDXChannel - Hidup di luar negeri terkadang jadi impian sebagian orang. Tak terkecuali generasi milenial saat ini. Pilihan negaranya pun beragam, namun untuk di kawasan Asia sendiri Jepang masih menjadi daya tarik bagi milenial untuk mengadu nasib kesana. 

BACA JUGA:
Hati-Hati! Virus Baru Bernama "Yezo" Ditemukan di Jepang

Akan tetapi, meskipun terlihat enak tinggal di luar negeri, nyatanya tidak demikian. Perbedaan budaya dan bahasa menjadi kendala bagi WNI yang bekerja di luar negeri. Tapi itu semua akan terbayar dengan penghasilan yang tinggi ketimbang di Indonesia. 

Meskipun penghasilan yang didapat lebih besar ketimbang bekerja di tanah air, hidup di Jepang tidaklah murah. Rata-rata orang Jepang membutuhkan biaya sekitar 550 ribu yen atau setara dengan Rp64,5 juta per bulan untuk yang sudah berkeluarga. Dan Rp41 juta untuk mereka yang belum neikah. 

BACA JUGA:
Milenial! Ingin Tinggal di Jepang, Segini Biaya Minimal yang Harus Dikeluarkan Tiap Bulan

Berikut ini komponen yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menetap di negeri sakura tersebut menurut Januar Bayu Saputra, salah seorang WNI yang kini sedang berada di Saitama Jepang untuk sekolah perawat lansia. 

1. Biaya makan

BACA JUGA:
Kenakan Kostum Cosplay, Aktivis Lingkungan Desak Jepang Batalkan Pendanaan PLTU Indramayu

Dijelaskan oleh Januar, untuk satu kali makan biasanya orang Jepang mengeluarkan biaya 1000 an yen atau setara dengan Rp129 ribu. Biaya tersebut tentunya sangat jauh berbeda dengan Indonesia yang mana hanya untuk satu kali makan hanya Rp20 ribu saja. 

"Karena Saitama hampir sama dengan Tokyo, jadi minimal uang makan berkisar 1000 yen. Bahkan bisa lebih, tergantung mau makan dimana. Apakah makan makanan cepat saji atau membelinya di restoran," kata dia belum lama ini. 

BACA JUGA:
Tertarik Menginap di Hotel Jepang Berusia 1.316 Tahun? Segini Tarifnya per Malam

2. Tempat tinggal

Biaya tempat tinggal atau apato di Jepang memang tidaklah murah. Bahkan harganya pun bergantung pada lokasi apato ke transportasi umum seperti kereta atau bus. Semakin dekat dengan transportasi umum, harga sewa tentu semakin mahal. 

BACA JUGA:
Dongkrak Ekspor Mamin, Indonesia Bakal Buka Pabrik Tahu Sumedang di Jepang

"Paling murah memang sekitar 50 ribuan yen. Itu pun hitungannya per orang ya. Meskipun sewasatu rumah, tapi jika ada dua orang di dalamnya, 50 ribu yen itu untuk satu orang. Jadi kalau berdua ya kena 100 ribuan yen per bulan," jelasnya. 

Tentu ini sangat berbeda dengan yang ada di Indonesia. Dimana biasanya untuk sewa satu rumah di Indonesia, harga biasanya tidak menghitung jumlah orang di dalamnya. 

BACA JUGA:
Jangan Anggap Remeh, Tempe Bakalan Ada di Supermarket Terbesar Jepang Lho!

3. Transportasi

Untuk transportasi sendiri, Januar memang lebih memilih menggunakan sepeda ketimbang bus atau kereta. Dia rela menempuh perjalanan jauh dari rumahnya ke lokasi sekolah atau tempat kerja. Pasalnya, untuk biaya transportasi per bulan dengan kendaraan umum bisa mencapai 10.500 yen atau setara dengan Rp1,4 juta. 

4. Biaya kebutuhan sehari-hari

Selain sewa rumah, tentu fasilitas di dalamnya tidaklah gratis. Dimana Januar wajib membayar gas, listrik dan sewa air per bulan. 

"Biasanya itu ada perbedaan antara musim panas dan dingin. Untuk musim dingin biasanya biaya gas jadi meningkat karena pakai pemanas di dalam ruangan," kata dia. 

Dia menjelaskan jika musim panas biaya utilitas mencapai 20 ribu yen, dan jika masuk musim dingin berkisar 25 hingga 30 ribu yen. 

5. Biaya komunikasi 

Pulsa serta internet juga merupakan hal krusial bagi semua orang. Tak terkecuali bagi WNI yang tinggal di luar negeri. Ketika tinggal di Jepang, memiliki nomor telepon Jepang menjadi wajib hukumnya. Ada tiga provider yang ada di negeri matahari terbit itu dan berbeda-beda pula tarifnya. 

"Kalau saya memilih pascabayar dengan menggunakan provider Docomo. Kira-kira satu bulannya 10 ribu yen atau setara Rp1,3 juta. Segitu sudah dapat paket internet hingga 100 gigabyte," paparnya. 

Sementara untuk Au dan Softbank juga menerapkan biaya berbeda dan jumlah yang didapatkan. 

Meskipun biaya hidup di Jepang cukup tinggi, hal tersebut dianggap masih berbanding dengan penghasilan yang didapat. Semakin banyak jam kerja, maka gaji pun akan banyak. 

Mengutip situs mhlw.go.jp berikut kisaran UMR yang ada di beberapa kota besar Jepang:

Tokyo: 1.013 yen atau Rp129 ribu per jam.
Kanagawa: 1.011 yen atau Rp130 ribu per jam.
Osaka: 964 yen atau Rp125 ribu per jam.
Kyoto: 909 yen atau Rp118 ribu per jam.
Hyogo: 899 yen atau Rp116 ribu per jam.
Saitama: 910 yen atau Rp118 ribu per jam. 

Tentu hal tersebut berbeda untuk karyawan yang sudah bekerja tetap di sebuah perusahaan. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD