AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

Dorong Kesetaraan, Menaker Minta Perusahaan Beri Kesempatan Kerja bagi Perempuan

FOTO
Kontributor MPI
Selasa, 11 Januari 2022 10:25 WIB
Menaker menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Jajaran Pimpinan PT Nestle Indonesia di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan kerja yang sama antara laki-laki dan perempuan.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan kerja yang sama antara laki-laki dan perempuan.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan kerja yang sama antara laki-laki dan perempuan. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan kerja yang sama antara laki-laki dan perempuan. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan kerja yang sama antara laki-laki dan perempuan.

IDXChannel - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan kerja yang sama antara laki-laki dan perempuan. Pasalnya, saat ini tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan masih sedikit.

"Tingkat partisipasi angkatan kerja kita menunjukan bahwa perempuan masih di bawah laki-laki. Pengangguran juga banyak perempuan. Artinya kita punya PR yaitu memberikan kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan," ucap Menaker.

Menaker menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Jajaran Pimpinan PT Nestle Indonesia di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Menurut Menaker, ketika kesempatan perempuan ke dunia kerja lebih sedikit dibanding laki-laki, maka menimbulkan ketidaksiapan lingkungan dalam merespons kehadirannya.

"Akibat dari masih sedikitnya kesempatan bagi perempuan, maka lingkungan pun belum mendukung, sehingga perlu adanya penyesuaian-penyesuaian lingkungan, seperti jam malam," ucapnya.

Untuk itu, katanya, perlu adanya perhatian dari perusahaan dan lingkungan secara umum tentang pentingnya perlindungan bagi pekerja perempuan. Perlindungan bagi pekerja perempuan, khususnya terkait pencegahan kekerasan, pelecehan seksual, dan diskriminasi di tempat kerja.

"Kalau laki-laki pulang malam, fine, tapi kalau perempuan dengan risiko macam-macam tentu harus mendapatkan akses perlindungan lebih bagus," ucapnya.

Foto : Kemnaker

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD