AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Ini Tips Hadapi Saham yang Turun Drastis

FOTO
Shifa Nurhaliza
Kamis, 15 Juli 2021 14:24 WIB
Banyak investor saham yang panik begitu bursa saham anjlok. Padahal tidak selamanya penuran saham drastis bakal menyebabkan kerugian.
Ini Tips Hadapi Saham yang Turun Drastis. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)
Ini Tips Hadapi Saham yang Turun Drastis. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)
Ini Tips Hadapi Saham yang Turun Drastis. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Ini Tips Hadapi Saham yang Turun Drastis. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Ini Tips Hadapi Saham yang Turun Drastis. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Ini Tips Hadapi Saham yang Turun Drastis. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Ini Tips Hadapi Saham yang Turun Drastis. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)

IDXChannel - Banyak investor saham yang panik begitu bursa saham anjlok. Padahal tidak selamanya penuran saham drastis bakal menyebabkan kerugian. Ini tips hadapi saham yang turun drastis.

Mengutip situs MNC Sekuritas, Minggu (9/5/2021), berikut cara bijak dalam menghadapi kondisi saham yang turun drastis!

1. Tunggu Kepanikan Selesai
Sangat lumrah jika pasar saham turun saat sentimen negatif beredar. Kondisi yang sering terjadi adalah panic selling. Meskipun saham-saham turun di bawah harga biasanya, hati-hati dalam "menyerok" saham! 

BACA JUGA:
Raditya Dika Beri Kado 11 Lot Saham di Ulang Tahun Putri Pertama

Jangan membeli saat harga saham sedang jatuh seperti menangkap pisau yang jatuh. Menangkap pisau jatuh justru bisa membuat Anda terluka! Untuk itu, sebaiknya sabar menunggu hingga kepanikan selesai dan harga saham stabil. 

Kepanikan di market akan selalu ada ujungnya kok! Saat pasar mulai berbalik arah dari merah ke hijau, Anda mulai bisa melirik saham-saham yang menarik untuk dikoleksi dengan harga diskon.

2. Tetap Simpan Saham Anda
Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan menyimpan saham yang sudah Anda miliki. Terlebih lagi jika Anda sudah memiliki saham big cap atau blue chips, yaitu saham berkapitalisasi pasar besar dengan fundamental yang baik. 

Saham yang masuk kategori ini adalah saham dengan angka kapitalisasi pasar lebih dari Rp 40 triliun. Gampangnya, Anda bisa mengacu pada saham Indeks LQ45. Indeks saham ini berisi 45 emiten yang telah melalui proses seleksi likuiditas pasar setiap enam bulan sekali (setiap awal Februari dan Agustus).

Saham big cap masih bisa disimpan dulu karena biasanya saham jenis ini paling cepat rebound setelah penurunan IHSG. Perlu dicatat, cara ini hanya berlaku untuk Anda yang berinvestasi saham menggunakan dana idle karena tentunya butuh waktu untuk portofolio saham yang Anda miliki untuk kembali ke level harga pembelian awal atau harga wajarnya.

3. Selalu Pegang Dana Likuid
Seberapapun Anda merasa yakin dengan portofolio saham Anda, pastikan Anda punya dana likuid yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari Anda. Seperti sedia payung sebelum hujan, Anda juga harus bijak mengelola investasi. 

Pastikan cash flow Anda tidak terganggu jika ada kondisi tidak diinginkan terjadi di market. Setidaknya dapur harus tetap "ngebul" meski saham sedang bergejolak kan?

Kondisi pasar saham memang tidak selalu baik, tapi bukan berarti Anda harus mengurungkan niat untuk menjadi investor saham. Dengan perencanaan yang tepat dan matang, Anda bisa kok dapat cuan! Tunggu kepanikan selesai, simpan saham Anda yang berfundamental baik, serta selalu pegang dana likuid. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD