AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah

FOTO
Tia Komalasari/IDXChannel
Selasa, 19 Oktober 2021 14:25 WIB
Pemerintah memperkuat strategi antisipasi kemungkinan munculnya gelombang ke-3 COVID-19 pada akhir tahun.
RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)
RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)
RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) RI Berpotensi Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Enam Strategi Pemerintah. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)

IDXChannel — Pemerintah memperkuat strategi antisipasi kemungkinan munculnya gelombang ke-3 COVID-19 pada akhir tahun sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

Sejumlah strategi dijalankan agar tren penurunan kasus yang saat ini berlangsung, tetap terjaga.

BACA JUGA:
Ketua IDI Ungkap Tiga Faktor yang Bisa Jadi Penyebab Gelombang Ketiga Covid-19

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan, pemerintah menjalankan enam strategi utama untuk mengantisipasi gelombang ke-3 COVID-19 yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun 2021.

“Keberhasilan kita saat ini dalam menurunkan kasus COVID-19 tak boleh putus,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima MNC, Sabtu (16/10/2021).

BACA JUGA:
Waspada! IDI Sebut Gelombang Ketiga Covid-19 Berpotensi Terjadi Awal 2022

Belajar dari pengalaman tahun lalu, mobilitas masyarakat cenderung meningkat selama libur Nataldan Tahun Baru, sehingga menyebabkan angka kasus dan angka kematian COVID-19 melonjak tajam. Kali ini, pemerintah lebih siap mengantisipasinya dengan sinergi sejumlah langkah sebagai berikut.

Pertama, adalah memastikan pelonggaran aktivitas diikuti pengendalian lapangan yang ketat. “Kami ingatkan sekali lagi, penurunan level PPKM bukan berarti masyarakat bisa bereuforia. Kita harus tetap waspada menerapkan protokol kesehatan dan membatasi mobilitas,” tegas Menkominfo.

BACA JUGA:
Antusiasme Warga Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Rawa Badak Selatan

Kedua, pemerintah terus berupaya meningkatkan laju vaksinasi lansia, terutama di wilayah aglomerasi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. Tujuannya untuk menekan angka kematian dan perawatan rumah sakit apabila terjadi gelombang berikutnya, karena seperti diketahui, vaksinasi terbukti efektif untuk menurunkan risiko kesehatan saat terinfeksi virus COVID-19.

Ketiga, masih terkait vaksinasi, pemerintah juga mendorong percepatan vaksinasi anak, agar saat libur Natal dan Tahun Baru imunitas anak sudah terbentuk.

Keempat, seiring dibukanya penerbangan internasional, pemerintah berkomitmen menertibkan mobilitas pelaku perjalanan internasional dengan aturan prokes ketat, utamanya ke Bali. Hal ini menyusul dibukanya Bandara Ngurah Rai pada 14 Oktober 2021.

Kelima, memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi kegiatan dan mengedukasi warga di daerah tentang rincian protokol kesehatan yang harus dijalankan.

Keenam, terus mengkampanyekan protokol kesehatan guna meningkatkan kedisiplinan
masyarakat.Pemerintah mengimbau panitia penyelenggara Natal untuk mematuhi SE Menag No. 29 tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Besar Keagamaan. Tujuannya, menekan risiko penularan COVID-19, sekaligus memberi rasa aman pada masyarakat yang merayakan Natal.

“Butuh kerja sama yang baik dari seluruh pihak agar Indonesia berhasil mengendalikan pandemi COVID-19 dan memulihkan perekonomian nasional. Disiplin 3M, 3T, vaksinasi, dan implementasi teknologi informasi seperti PedulilLindungi, menjadi kuncinya,” tutup Menkominfo.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD