Dibanderol Rp150 Juta, Pikap Esemka Bima Akan Diresmikan Presiden Pagi Ini
IDXTainment
Fahmi Abidin
Jumat, 06 September 2019 09:45 WIB
Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan pabrik perakitan mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat pagi (6/9).
Dibanderol Rp150 Juta, Pikap Esemka Bima Akan Diresmikan Presiden Pagi Ini. (Foto: Ist)

IDXChannel – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan pabrik perakitan mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat pagi (6/9). Pabrik yang berada di Desa Demangan, Kecamatan Kosambi, ini ternyata sudah memproduksi mobil jenis pikap yang bernama Esemka Bima.

Dikatakan Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi Eddy Wirajaya, “Esemka Bima dibuat dalam dua varian mesin yakni 1,2 liter dan 1,3 liter,” ungkapnya.

Sedangkan harga dari mobil buatan Indonesia ini juga dipastikan Eddy tidak akan melebihi angka Rp150 juta. “Kami akan mengoptimalkan potensi di daerah, juga membantu perusahaan UMKM untuk sama-sama berkembang,” katanya.

Eddy mengungkapkan bawa kendaraan jenis pikap sengaja dipilih untuk membantu perekonomian di berbagai daerah, hal ini sejalan dengan visi dan misi Esemka.

Mobil tersebut juga dirakit menggunakan rangkaian mesin dan suku cadang yang dibuat di Indonesia juga dengan bekerja sama dengan perusahaan lain. Seperti pada bagian mesin dan transmisi kerja bekerja sama dengan PT Cikarang Persada Manufacturing, Radiator bekerja sama dengan PT Tokyo Radiator Selamat Sempurna.

Sementara itu, untuk bak dan chassis bekerja sama dengan PT INKA, beberapa bak atau kargo bekerja sama dengan ACC Bawen Karoseri, Dashboard dan setir bekerja sama dengan PT Usra Tampi, kaca depan bekerja sama dengan PT Armada Indah Agung Glass. Untuk Ban Esemka bekerja sama dengan PT Gajah Tunggal, dan Pelumas bekerja sama dengan Pertamina.

Eddy membenarkan bahwa saat ini ada sejumlah pikap Esemka Bima yang telah diproduksi. Menggunakan mesin 1,2L dan 1,3L besin. Mobil-mobil itu kini sedang menjalani serangkaian pengujian untuk finalisasi produk. “Di test line kami memiliki berbagai medan jalan untuk menguji suspensi, mesin, dan sebagainya," pungkasnya. (*)

Baca Juga