AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Masa Kecil Mencekam, Pengusaha Asal Suriah Ini Kini Berharta Rp47 Triliun

INSPIRATOR
Tim IDXChannel
Selasa, 09 Agustus 2022 14:27 WIB
Kehidupan Altrad cukup memilukan saat kecil.
Mohed Altrad, pengusaha yang kini memiliki harta Rp47 triliun. Foto: Forbes
Mohed Altrad, pengusaha yang kini memiliki harta Rp47 triliun. Foto: Forbes

IDXChannel - Ada banyak kisah orang yang membangun kekayaan dan kesuksesannya dari nol. Meski tidak mudah, bukan berarti mustahil. 

Adalah Mohed Altrad, pengusaha yang kini memiliki harta Rp47 triliun. 

Kehidupan Altrad cukup memilukan saat kecil. Lahir dari hubungan yang tidak diinginkan, sang ibu mengalami pemerkosaan oleh kepala suku kampung halamannya di Suriah. 

Altrad lahir tanpa kasih sayang seorang ibu karena ibunya meninggal dunia ketika melahirkannya. 

"Ibu saya dilecehkan sejak usia 12 tahun dan diperkosa dua kali oleh kepala suku. Pertama kali, dia melahirkan saudara laki-laki saya, yang kemudian dibunuh (kepala suku setempat). Yang kedua kalinya, itu aku yang dilahirkan ke dunia ini," kata Mohed Altrad dikutip dari global-citizen.com

Mohed Altrad sejak kecil memilih kabur dan tinggal bersama dengan neneknya, meski akhirnya dilarang pergi ke sekolah. Sesuai dengan adat Baduy, dia harus merawat kambing, domba dan unta atau menjadi seorang penggembala.

Akhirnya, seorang kerabat jauh mengadopsi Mohed Altrad dan tinggal di dekat Raqqa, Suriah. Di sana, dia mengenyam bangku pendidikan, menyelesaikannya hingga menerima beasiswa dari pemerintah Suriah untuk belajar di luar negeri.

Kehidupan Altrad mulai berubah sejak ia diadopsi oleh saudara jauh keluarganya. Semenjak masuk sekolah, pria kelahiran Suriah ini ternyata memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Usai menyelesaikan sekolah jenjang menengahnya, Altrad berhasil mendapatkan beasiswa dan masuk ke salah satu universitas tertua Eropa di Prancis. Bahkan, ia berhasil meraih gelar PhD di bidang Ilmu Komputer.

Ketika ia mengambil Phd di Paris, Di sana, dia bekerja paruh waktu sambil belajar dan mendapatkan pekerjaan sebagai insinyur tingkat pemula dengan Compagnie Générale d'Electricité.

Kerinduan Altrad dengan Timur Tengah diwujudkan dengan pindahnya ia ke Abu Dhabi ke perusahaan minyak Le Monde. Bahkan, setelahnya ia bekerja di perusahaan minyak nasional di Abu Dhabi National Oil Company. Dari sinilah jiwa bisnis seorang Altrad tumbuh. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD