AS-China Sepakati Perjanjian Dagang, Dolar AS Melemah

Market News
Fahmi Abidin
Kamis, 16 Januari 2020 14:00 WIB
Pasca kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, Indeks dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan.
AS-China Sepakati Perjanjian Dagang, Dolar AS Melemah. (Foto: Ist)

IDXChannel – Pasca kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, Indeks dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi).

Seperti dikutip Reuters, pada Kamis (16/1/2020), indeks euro naik 0,22% terhadap greenback menjadi USD1,1151 per USD. Sementara Dolar AS melemah terhadap Yen Jepang menjadi 109,91 Yen setelah sebelumnya nilai mata uang Jepang ini mencapai level terlemahnya sejak Mei di 110,20 Yen Jepang.

Poundsterling juga menguat 0,06% dan berhasil membalikkan kerugian sebelumnya menjadi 1.3025 per USD. Penguatan ini setelah data menunjukkan inflasi Inggris naik paling lambat dalam tiga tahun, memberi makan harapan Bank of England akan memangkas suku pada Januari.

Sementara itu, nilai tukar Euro mengalami naik 0,22% ke level USD.1151 per euro dari sebelumnya USD1.1127 per euro.

Para analis mengatakan pencantuman itu dapat mencegah Swiss National Bank (SNB) dari campur tangan untuk mencoba membatasi apresiasi lebih lanjut terhadap franc, meskipun kementerian keuangan Swiss mengatakan itu tidak akan memiliki konsekuensi langsung. Rubel Rusia melemah setelah pengunduran diri pemerintah Perdana Menteri Dmitry Medvede.

Baik AS maupun China mengumumkan kesepakatan perdagangan awal pada Rabu yang akan menurunkan beberapa tarif dan meningkatkan pembelian barang dan jasa AS, meredakan konflik 18 bulan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Kesepakatan akan diberlakukan pada tarif 25% untuk sejumlah besar barang industri dan komponen China USD250 miliar yang digunakan oleh pabrikan AS. (*)

Baca Juga