Benny Tjokro Dipenjara, Mayapada Batal Beli Saham Hanson

Market News
Fahmi Abidin
Rabu, 22 Januari 2020 09:30 WIB
Pemilik Mayapada Group Dato Sri Tahir melalui PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) membatalkan transaksi pembelian anak perusahaan milik Benny Tjokrosaputro.
Benny Tjokro Dipenjara, Mayapada Batal Beli Saham Hanson. (Foto: Ist)

IDXChannel - Pemilik Mayapada Group Dato Sri Tahir melalui PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) akhirnya membatalkan rencana transaksi pembelian anak perusahaan milik Benny Tjokrosaputro.

Manager MPRO Nita Veronica mengatakan, keputusan pembatalan tersebut dilakukan atas karena adanya informasi soal permasalahan keuangan Hanson. Perseroan khawatir masalah itu mempengaruhi kinerja MMJ dan HPI.

"Emiten (MPRO) memutuskan untuk membatalkan rencana transaksi tersebut, dan Emiten akan lebih fokus kepada pengembangan proyek-proyek properti yang telah dimiliki oleh Emiten," kata Nita melalui keterbukaan informasi, Selasa (21/1/2020).

Anak usaha milik taipan Dato Sri Tahir itu sebelumnya telah menandatangani perjanjian jual beli saham dengan PT Mandiri Mega Jaya (PT Hanson International Tbk) dan PT Hokindo Properti Investama (PT Rimo International Lestari) pada 13 Desember 2019.

Keputusan untuk membatalkan perjanjian jual beli saham tersebut juga melihat perkembangan bisnis properti yang belum meningkat sesuai harapan.

MPRO telah menyampaikan pembatalan rencana transaksi kepada Hanson dan Rimo, masing-masing sebagai pemilik MMJ dan RIMO.

Selain itu, perseroan memastikan tidak ada perubahan apapun, termasuk pengeluaran kas, penambahan aset atau adanya kewajiban baru akibat keputusan ini. (*)

Baca Juga