Berencana Stock Split, Saham SIDO Jadi Rp50 per Saham

Market News
Shifa Nurhaliza
Rabu, 09 September 2020 16:45 WIB
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) diketahui berencana melakukan pemecahan jumlah saham (stock split).
Berencana Stock Split, Saham SIDO Jadi Rp50 per Saham. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) diketahui berencana melakukan pemecahan jumlah saham (stock split). Hal tersebut dikatakan Direktur Keuangan Sido Muncul Leonard.

“Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari Kamis (27/8/2020), pemegang saham telah menyetujui rencana stock split. Adapun rasio yang dipilih untuk pemecahan saham perusahaan yakni satu banding dua (1:2),” jelas Leonard.

Sekadar informasi, perseroan mengatakan akan memulai perdagangan saham dengan nominal baru di pasar reguler dan pasar negosiasi pada Senin (14/9/2020) mendatang, sedangkan perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai akan berlangsung dua hari setelahnya yakni Rabu (16/9/2020).

Adapun tujuan perseroan dengan rencana stock split tersebut diharapkan jumlah saham SIDO di Pasar akan lebih banyak sehingga dapat meningkatkan likuditas saham SIDO kedepannya.

"Jadi kita akan pecah nilai nominal dari Rp100 per saham menjadi Rp50 per saham. Artinya, jumlah saham yang beredar di pasar akan bertambah dari 15 miliar lembar menjadi 30 miliar lembar saham," paparnya.

Kembali ditegaskan Leonard, bahwa tujuan perseroan melakukan stock split tersebut sejatinya demi meningkatkan likuiditas saham SIDO di pasar.

"Kami ingin investor khusunya ritel bisa mengoleksi saham SIDO nantinya, dan tentunya diharapkan likuiditas SIDO akan meningkat," ungkap Leonard. (*)

Baca Juga