BI Sebut Aliran Modal Asing Keluar di Pasar Saham Dipicu Isu Virus Korona

Market News
Fahmi Abidin
Jumat, 24 Januari 2020 17:15 WIB
Bank Indonesia (BI) mencatat ada aliran modal asing yang keluar dari pasar saham yang dipicu oleh ketidakpastian global hingga wabah virus korona.
BI Sebut Aliran Modal Asing Keluar di Pasar Saham Dipicu Isu Virus Korona. (Foto: Ist)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat ada aliran modal asing yang keluar dari pasar saham yang dipicu oleh ketidakpastian global hingga wabah virus korona.

Rinciannya aliran modal masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp3,8 triliun pekan ini, akan tetapi modal keluar terjadi pasar saham sebesar Rp0,98 Triliun.

"Kalau week to date sampai 23 Januari itu memang SBN nya Rp3,8 Triliun, lalu di saham ada outflow Rp0,98 Trilun karena meningkatnya ketidakpastian global akhir-akhir ini seperti geopolitik maupun berita virus korona karana ada penurunan harga saham minggu ini," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Aliran modal asing yang keluar, diungkapkan Perry,  masih cukup stabil. Pasalnya, pelaku investor masih percaya dengan Indonesia yang mana terlihat dari penguatan kurs rupiah yang bahkan hingga sesi siang akhir pekan hari ini terus melesat hingga menyentuh level Rp13.574/USD.

Namun, Perry mengatakan secara tahun berjalan atau year to date aliran modal masih positif Rp25,79 triliun. Hal itu menunjukkan kepercayaan investor dan pelaku ekonomi lainnya pada Indonesia.

"Secara keseluruhan outflow ini membuktikan bahwa kepercayaan pelaku pasar importir termasuk luar negeri atas konfiden ekonomi Indonesia sehingga membawa inflow dan membawa dukungan pada penguatan rupiah," jelasnya.

Ditambahkan Perry, untuk Virus korona ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan agar tidak masuk ke Indonesia. “Saya sama dengan Menkeu koordinasi dengan lembaga kesehatan dan menkes untuk menangani virus corona,” tandasnya. (*)

Baca Juga