Bos Krakatau Steel : Restrukturisasi Organisasi Pilihan yang Harus Diambil
Market News
Fahmi Abidin
Jumat, 19 Juli 2019 14:15 WIB
Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KS) Silmy Karim menyebut restrukturisasi organisasi merupakan sebuah pilihan yang harus diambil.
Bos Krakatau Steel : Restrukturisasi Organisasi Pilihan yang Harus Diambil. (Foto: Fahmi/IDXChannel)

IDXChannel – Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KS) Silmy Karim menyebut restrukturisasi organisasi merupakan sebuah pilihan yang harus diambil. Bagaimanapun dirinya memastikan, KRAS tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya.

“Saya tegaskan sekali lagi tidak ada PHK. KS tidak melakukan perpanjangan (kontrak) terhadap beberapa outsourcing itu iya. Saya tidak tahu (jumlahnya) karena bukan karyawan saya. Pada prinsipnya restrukturisasi itu buat kebaikan KS, kebaikan industri baja nasional,” ungkapnya saat ditemui di Studio IDX Channel Gedung Bursa Efek Indonesia, pada Jumat (19/7).

Sejak ditunjuk sebagai Dirut pada September 2018, Silmy mengaku dihadapkan pada dua pilihan. Menurutnya, perlu dilakukan upaya-upaya yang signifikan untuk bisa menjamin masa depan KS. Solusi yang bukan sekadar menjalankan keberlangsungan usaha.

“Membiarkan KS dengan meningkatkan utang tapi fundamental belum beres, atau sekarang kita pahit kayak minum obat? Menurut saya, untuk menjamin KS ke depan cara yang pahit ini harus diambil. Kita tentu mencarikan solusi yang optimal. Cari aman tapi in the long run tidak selamat, percuma kan,” ujarnya.

Silmy juga mengungkapkan, saat ini KS tengah berfokus di tiga hal, yaitu retrukturisasi utang, retrukturisasi organisasi dan restrukturisasi bisnis. Dirinya juga menekankan langkah ini didukung oleh komisaris, pemegang saham serta pemerintah. Silmy berharap, untuk restrukturisasi tahap awal bisa rampung sebelum Q4 2019. (*)

Baca Juga