Bursa Saham Pakistan Diserang Kelompok Pria Bersenjata, Empat Penyerang Tewas

Market News
Shifa Nurhaliza
4 hari yang lalu
Sekelompok pria bersenjata menyerang Bursa Efek Pakistan di kota Karachi yang merupakan bursa efek terbesar dan tertua di Pakistan, pada Senin (29/6/2020).
Bursa Saham Pakistan Diserang Kelompok Pria Bersenjata, Empat Penyerang Tewas. (Foto: Ist)

IDXChannel - Sekelompok pria bersenjata menyerang Bursa Efek Pakistan di kota Karachi yang merupakan bursa efek terbesar dan tertua di Pakistan, pada Senin (29/6/2020) waktu setempat. Polisi mengatakan, empat orang penyerang tewas bersama dengan dua penjaga keamanan dan seorang petugas polisi dalam operasi untuk mengamankan kompleks itu.

Dilansir TheGuardian, orang-orang bersenjata itu menyerang tanah bursa di Ibu Kota Pakistan tersebut, dengan granat dan senjata. Sejatinya bangunan yang diserang tersebut berada di zona dengan keamanan tinggi dan juga merupakan kantor pusat dari banyak bank swasta.

"Empat penyerang tewas, mereka datang dengan mobil perak Corolla," kata kepala polisi Karachi Ghulam Nabi Memon.

Shazia Jehan, seorang juru bicara kepolisian, mengatakan regu penjinak bom juga telah dipanggil dan sedang berusaha untuk membersihkan bangunan alat peledak. “Suara tembakan dapat didengar di beberapa video yang dibagikan secara online ketika serangan itu berlangsung,” katanya.

Kemudian, stasiun-stasiun televisi lokal melihat seluruh polisi mengenakan baju lengkap dengan atributnya dan bersiaga mengelilingi gedung di luar kompleks tembok tinggi bursa efek.

Rizwan Ahmend, seorang perwira polisi di tempat kejadian, mengatakan persediaan makanan ditemukan di tubuh orang-orang bersenjata itu, mengindikasikan mereka mungkin telah merencanakan pengepungan yang lama.

“Tidak ada klaim tanggung jawab segera. Pakistan telah lama diganggu oleh kekerasan militan Islam tetapi serangan menjadi kurang sering dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Polisi menjelaskan, bahwa serangan itu dimulai ketika orang-orang bersenjata itu melemparkan granat dan menembaki sebuah pos keamanan di luar gedung dan keempat orang itu terbunuh ketika pasukan keamanan di dalam menanggapi. Sementara itu, di dalam gedung bursa, broker Yaqub Memon mengatakan dia dan yang lainnya berkerumun di dalam kantor. (*)

Baca Juga