Dampak Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2020 Diprediksi Negatif

Market News
Fahmi Abidin
2 hari yang lalu
Estimasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal 2 (Q2) 2020 diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati versi Kemenkeu adalah -3,8%.
Dampak Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2020 Diprediksi Negatif. (Foto: Ist)

IDXChannel – Estimasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal 2 (Q2) 2020 diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati versi Kemenkeu adalah -3,8%. Namun, angka ini akan dipastikan dari rilis BPS di awal Agustus 2020.

“Estimasi kami di Kementerian Keuangan negatifnya 3,8% bandingkan dengan tadi negara-negara maju atau bahkan India, Singapura -6,8%. Namun ini adalah contoh estimasi yang berbasiskan indikator-indikator yang kita bisa track. Tentu kita akan melihat ketika BPS menyampaikan angka pastinya pada kuartal kedua pada awal Agustus yang akan datang,” kata Menkeu dalam konferensi pers virtual bersama BNPB pada Selasa, (30/06)

Tantangan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) bagi Indonesia juga memengaruhi perekonomian di kuartal kedua sehingga menimbulkan masalah sosial masyarakat terutama di Indonesia seperti sektor UMKM dan sektor informal juga terpukul.

Konsumsi masyarakat yang memengaruhi ekonomi hampir 60% ikut menurun. Investasi juga ikut melemah, menurunkan kegiatan ekonomi. Seluruh dunia juga mengalami perlemahan sehingga ekspor juga memengaruhi basis ekonomi Indonesia yang berorientasi ekspor. Sementara, sektor-sektor manufaktur Indonesia yang membutuhkan impor juga mengalami penurunan karena adanya disrupsi Covid-19 ini.

“Kondisi ekonomi kita itu sangat-sangat dipengaruhi oleh situasi Covid baik yang terjadi di Indonesia maupun di seluruh dunia, karena semua negara juga melakukan langkah-langkah untuk mengurangi penularan Covid melalui langkah-langkah yang cukup drastis mempengaruhi kegiatan sosial ekonomi,” pungkas Menkeu. (*)

Baca Juga