AALI
9900
ABBA
296
ABDA
6550
ABMM
1395
ACES
1285
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
186
ADRO
2280
AGAR
364
AGII
1405
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1125
AKRA
800
AKSI
705
ALDO
1325
ALKA
316
ALMI
0
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.12
-1.09%
-5.60
IHSG
6669.53
-0.85%
-56.85
LQ45
949.77
-1.04%
-10.00
HSI
24697.39
-1.07%
-268.16
N225
27324.43
-0.72%
-197.83
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
845,552 / gram

Diprediksi Cerah, Bumi Resources Incar Produksi 90 Juta Ton di 2019

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Kamis, 04 April 2019 11:30 WIB
PT Bumi Resources Tbk mengklaim prospek kinerja keuangan bakal lebih cerah sejalan dengan realisasi 2018 dan target-target yang dibidik perseroan pada 2019.
Diprediksi Cerah, Bumi Resources Incar Produksi 90 Juta Ton di 2019. (Foto: Ist)
Diprediksi Cerah, Bumi Resources Incar Produksi 90 Juta Ton di 2019. (Foto: Ist)

IDXChannel – Emiten pertambangan PT Bumi Resources Tbk mengklaim prospek kinerja keuangan bakal lebih cerah sejalan dengan realisasi 2018 dan target-target yang dibidik perseroan pada 2019.

Dikatakan Direktur dan Sekretaris Perusahaan bumi Resources Dileep Srivastava, perseroan mengincar volume produksi batu bara yang dibidik sekitar 88 juta ton hingga 90 juta ton pada 2019. Target itu naik dari realisasi 80 juta ton pada 2018. Rerata harga jual batu bara diproyeksikan akan berada di kisaran USD56 per ton. Akan tetapi, perseroan akan meninjau kembali proyeksi rerata harga jual atau average selling price (ASP) tersebut pada kuartal II/2019.

Lebih lanjut, dia menyebut panduan produksi itu akan berasal dari produksi PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebanyak 60 juta ton. Sementara itu, PT Arutmin Indonesia diproyeksikan akan menghasilkan 28 juta ton hingga 30 juta ton.

Laporan Keuangan Bumi Resources 2018

Berdasarkan laporan keuangan 2018, Bumi Resources mengantongi pendapatan USD1,11 miliar. Realisasi itu naik 6.304,49% dari USD17,36 juta pada 2017.

Adapun, beban pokok pendapatan yang dikeluarkan perseroan tahun lalu senilai USD965,31 juta pada 2018. Dari situ, laba kotor yang dibukukan perseroan senilai USD146,50 juta pada 2018. Realisasi itu naik 743,89% dari USD17,36 juta pada 2017.

Kendati demikian, laba yang dapat didistribusikan kepada entitas induk perseroan tercatat turun 40,95% secara tahunan pada 2018. Nilai yang dikantongi turun dari USD373,25 juta pada 2017 menjadi USD220,41 juta pada 2018.

Di sisi lain, total liablitas perseroan tercatat turun 0,20% secara tahunan dari USD3,41 miliar pada 2017 menjadi USD3,40 miliar pada 2018. Sebaliknya, total ekuitas naik 75,87% secara tahunan dari USD286,35 juta pada 2017 menjadi USD503,61 juta pada 2018. Dengan demikian, total aset yang dimiliki perseroan senilai USD3,90 miliar pada akhir 2018. Jumlah tersebut naik 5,69 dari USD3,69 miliar pada 2017.

Dileep menjelaskan bahwa net income dari batu bara, di luar PT Bumi Resources Minerals Tbk senilai USD257 juta pada 2018. Menurutnya, realisasi laba bersih USD373 pada 2017 juga memasukkan one off gains dari partisipasi tax amnesty dan revaluasi dari aset Arutmin.

“Jadi tidak apple to apple memasukan perbandingan [laba bersih 2018] dengan laba 2017,” jelasnya.

Dia mengatakan laba bersih inti, di luar one time gain and loss, tercatat tumbuh 7% secara tahunan ke USD128 juta. Dengan demikian, dia mengklaim sebenarnya perseroan mengalami perbaikan kinerja keuangan. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD