Erick Kantongi Nama Dirut Baru, Cek Lima Calon Kuat Bos Garuda Indonesia

Market News
Fahmi Abidin
Senin, 13 Januari 2020 13:15 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, mengatakan sudah mengantongi sejumlah nama pengganti Direktur Utama Garuda Indonesia.
Erick Kantongi Nama Dirut Baru, Cek Lima Calon Kuat Bos Garuda Indonesia. (Foto: Ist)

IDXChannel – Pasca pemecatan Ari Askhara dari kursi Direktur Utama Garuda Indonesia akibat terindikasi pelanggaran muatan kargo gelap, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, mengatakan sudah mengantongi sejumlah nama pengganti.

Menariknya, beredar kabar bahwa Erick Thohir bakal mengambil sosok Dirut Garuda dari pihak internal. Namun tidak sedikit pula yang menyebutkan bahwa Menteri BUMN berencana memanggil sejumlah wajah lama mulai dari mantan menteri hingga pengusaha terkenal di industri penerbangan.

Berikut calon kandidat Dirut Garuda yang beredar seperti dikutip Sindonews pada Senin (13/1/2020), yakni:

Baca juga : Selain Siap Berinvestasi, Jepang Hibahkan Perahu Pengawas Perikanan di Natuna

  1. Faik Fahmi

Faik Fahmi pernah menduduki posisi sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) sejak 22 Desember 2017. Sebelumnya ia telah bekerja di 3 (tiga) BUMN lain, yaitu di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai Direktur Layanan (2012- 2014), Director of Commercial & Business Development PT Angkasa Pura II (Persero) (2015- 2016), serta Direktur Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) (2016- 2016) yang berlanjut sebagai Direktur Utama (2016- 2017).

Faik juga pernah menduduki jabatan penting di 8 (delapan) perusahaan, yaitu sebagai President Director Garuda Orient Holidays Japan, Co., Ltd (2010-2012), Komisaris Utama PT Abacus Indonesia (2013-2015), dan Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Holiday (2014-2015).

Selain itu juga pernah menjadi Komisaris PT Aerofood Indonesia (2014-2015), Komisaris PT Angkasa Pura Solusi (2015-2016), serta Komisaris Utama PT Angkasa Pura Kargo (2016). Juga menjadi Komisaris Utama PT Indonesia Ferry Properti (2017) dan Komisaris Utama PT Angkasa Pura Suport (2017-sekarang).

 

  1. Toni Fernandez

Anthony Francis Fernandes atau lebih dikenal sebagai Tony Fernandes sosok dibalik kesuksesan maskapai penerbangan AirAsia. Dia warga Malaysia berdarah India dan Portugis.

Fernandes merupakan pendiri Tune Air Sdn. Bhd. yang memperkenalkan konsep penerbangan murah pertama lewat AirAsia. Fernandes berhasil mengubah AirAsia dari perusahaan penerbangan pemerintah yang kolaps menjadi perusahaan penerbangan swasta sukses.

 

  1. Ignasius Jonan

Ignasius Jonan, merupakan sosok mantan menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo jilid I dan menjabat sebagai Menteri Perhubungan periode (2014-2019). Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dari (2009-2014). Dirinya juga pernah menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan berhasil melakukan transformasi di tubuh KAI. Ia juga pernah menjadi Managing Director Citibank/Citigroup (2006-2009).


   4. Daan Achmad

Mengawali karier di PT Garuda Indonesia sebagai IT Programer untuk sistem keuangan (1986-1988), Financial System Supervisor (1988-1990), System Analyst (1990-1991), Electronic Data Processing Cordinator General Ledger Project Garuda Indonesia (1992-1993), Manager Accounting Systems/procedure (1994-1995), Financial System Expert OAA (Orient Airline Association) Manila Philipines (1995-1996).

Ia juga pernah menjadi Vice President Financial Systyem and Procedure Garuda Indonesia (1996-1998), Chairman Refinancing Team Garuda Indonesia (1997-1998), Vice President Budget and Management Information System Garuda Indonesia (1998-2000), Vice President Information Technology Garuda Indonesia (2000-2002), Vice President Human Resources Management PT Garuda Indonesia (2003-2005), Corporate Expert Garuda Indonesia (2005-2013), Vice Chairman The President Airplane Team of The Republic of Indonesia (2010-now), Direktur PT Angkasa Pura I (Persero) membidangi Personalia dan Umum (2013-2015).

 

5. Juliandra Nurthjajo

Juliandra  sudah bekerja di bawah bendera Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia sejak 15 tahun lalu. Ia memiliki kemampuan dalam mengelola dan mempertahankan standar safety serta dunia marketing selama memajukan GMF AeroAsia.

Sebelum diangkat menjadi Dirut GMF AeroAsia, Juliandra menjabat sebagai Direktur Line Operation lebih kurang setahun. Pada awal kariernya, ia juga sempat bekerja di PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) selama 8 tahun. (*)

Baca Juga