AALI
10850
ABBA
73
ABDA
6950
ABMM
745
ACES
1565
ACST
358
ACST-R
0
ADES
1680
ADHI
1320
ADMF
8450
ADMG
174
ADRO
1180
AGAR
418
AGII
1270
AGRO
1215
AGRO-R
0
AGRS
805
AHAP
61
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
302
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
492
AKRA
3400
AKSI
765
ALDO
440
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/03/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.51
-0.71%
-3.59
IHSG
6258.75
-0.51%
-32.05
LQ45
941.36
-0.75%
-7.11
HSI
29098.29
-0.47%
-138.50
N225
28864.32
-0.23%
-65.79
NYSE
14959.41
-1.58%
-239.78
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,300
Emas
778,890 / gram

Erick Thohir Dorong Industri Halal Perluas Lapangan Kerja

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 25 Januari 2021 12:00 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta semua pihak untuk bersinergi salah satunya dari industri halal agar terciptanya lapangan kerja baru
Erick Thohir Dorong Industri Halal Perluas Lapangan Kerja

IDXChannel - Pandemi virus Covid-19 menghantam ekonomi nasional yang berdampak pada banyaknya perusahaan harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Untuk itu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta semua pihak untuk bersinergi salah satunya dari industri halal agar terciptanya lapangan kerja baru.

Menurut Erick, beberapa potensi yang masih bisa dikembangkan salah satunya industri halal, diantaranya halal food, islamic fashion, islamic cosmetics, dan islamic financing.

“Kita bersama-sama ciptakan peluang usaha yang langsung tertuju, tidak berbelit-belit,” ungkapnya, dikutip dari program Market Opening IDX Channel, Senin (25/1/2021).

Erick Thohir menilai, Indonesia memiliki populasi muslim terbesar dengan preferensi terhadap kesesuaian syariah yang kuat.

Diproyeksikan pada tahun 2025, Indonesia akan memiliki 184 juta penduduk muslim dewasa, dengan jumlah muslim untuk kelas middle-upper dengan pertumbuhan paling cepat. Hal tersebut tentu menjadi potensi bagi institusi penyedia layanan syariah di Indonesia.

Berdasarkan catatannya, jumlah tenaga kerja yang harus dirumahkan akibat terdampak pandemi Covid-19 di Indonesia mencapai 3,5 juta pekerja.

Disisi lain, nyatanya masih banyak atau kurang lebih 3 juta angkatan kerja baru yang juga membutuhkan pekerjaan. Bahkan, sekitar 50,3 persen merupakan usia produktif antara 18 hingga 30 tahun. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD